https://jatim.times.co.id/
Pendidikan

FAI UNU Blitar Bahas Internasionalisasi PTNU Bersama Akademisi Jepang

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:52
FAI UNU Blitar Bahas Internasionalisasi PTNU Bersama Akademisi Jepang Diskusi akademik bersama akademisi Kobe University, Jepang, Saki Maeta, yang digelar di Smart Class lantai II Kampus I UNU Blitar, Senin (19/1/2026). (FOTO: UNU Blitar)

TIMES JATIM, BLITAR – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar mendorong penguatan internasionalisasi Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) melalui sinergi pendidikan Indonesia–Jepang yang tetap berlandaskan nilai Islam Nusantara.

Upaya tersebut diwujudkan melalui diskusi akademik bersama akademisi Kobe University, Jepang, Saki Maeta, yang digelar di Smart Class lantai II Kampus I UNU Blitar, Senin (19/1/2026). Kegiatan ini diikuti pimpinan fakultas, ketua program studi, serta perwakilan mahasiswa FAI UNU Blitar.

Dekan FAI UNU Blitar, Dr. Arif Muzayin Shofwan, M.Pd., menegaskan bahwa internasionalisasi PTNU tidak dimaknai sebagai adopsi penuh sistem pendidikan luar negeri. Menurutnya, kerja sama global harus dibangun dengan tetap menjaga karakter Islam Nusantara yang moderat, terbuka, dan adaptif.

“Internasionalisasi harus memperkuat identitas, bukan menghilangkannya. Nilai Islam Nusantara justru menjadi modal PTNU untuk tampil di tingkat global,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Saki Maeta menjelaskan bahwa struktur pendidikan tinggi di Jepang relatif serupa dengan Indonesia, yakni jenjang sarjana selama empat tahun, magister dua tahun, dan doktoral tiga tahun. Namun, terdapat perbedaan mendasar dalam kualifikasi tenaga akademik, di mana gelar doktor menjadi syarat utama bagi dosen dan peneliti di Jepang.

Ia juga menyoroti peran pendidikan dasar di Jepang dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab peserta didik sejak dini. Nilai tersebut, menurutnya, berpengaruh besar terhadap kualitas pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.

Sementara itu, Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) FAI UNU Blitar, Moh. Mirwan Hariri, M.I.Kom., menilai diskusi tersebut relevan dengan agenda internasionalisasi PTNU. Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam membangun jejaring global melalui program pertukaran pelajar, kolaborasi riset internasional, serta pemanfaatan platform digital.

“Mahasiswa PTNU harus siap menjadi duta Islam Nusantara yang moderat dan terbuka, namun tetap berakar pada nilai ke-NU-an,” katanya.

Diskusi ini menjadi bagian dari komitmen FAI UNU Blitar untuk memperluas kerja sama internasional sekaligus memperkuat identitas PTNU di tengah dinamika global. Melalui dialog lintas budaya, UNU Blitar berharap mampu berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi yang berdaya saing dan berlandaskan nilai-nilai lokal. (*)

Pewarta : Imam Kusnin Ahmad
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.