https://jatim.times.co.id/
Ekonomi

OJK Malang: Lebih dari 33 Persen Kredit di Malang Raya Mengalir ke UMKM

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:38
OJK Malang: Lebih dari 33 Persen Kredit di Malang Raya Mengalir ke UMKM Ilustrasi - UMKM di Malang. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, MALANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang mencatat penyaluran kredit dan pembiayaan kepada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menunjukkan peran strategis dalam menopang perekonomian regional Malang Raya dan sekitarnya.

Hingga 30 November 2025, sebesar 33,39 persen dari total kredit atau pembiayaan di wilayah Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo telah mengalir ke sektor UMKM, dengan nilai mencapai Rp36,42 triliun. Sementara itu, porsi kredit ke sektor non-UMKM masih mendominasi sebesar 66,61 persen.

Kepala OJK Malang, Farid Faletehan, menegaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan komitmen industri jasa keuangan dalam memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan.

“Penyaluran kredit UMKM masih menjadi perhatian utama OJK. Porsi lebih dari 33 persen ini menunjukkan bahwa UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi daerah dan terus didorong agar akses pembiayaannya semakin luas,” ujar Farid.

Berdasarkan data OJK Malang, komposisi penyaluran kredit UMKM menunjukkan variasi di setiap daerah. Kota Batu tercatat sebagai wilayah dengan porsi kredit UMKM tertinggi, mencapai 51,16 persen, bahkan melampaui kredit non-UMKM yang berada di angka 48,84 persen.

Sementara itu, Kabupaten Malang mencatat porsi kredit UMKM sebesar 38,82 persen, dengan kredit non-UMKM masih mendominasi 61,18 persen. Di Kota Malang, kredit UMKM berada di angka 37,24 persen, sedangkan non-UMKM mencapai 62,76 persen.

Di wilayah lainnya, porsi kredit UMKM masih relatif lebih rendah. Kota Pasuruan mencatat kredit UMKM sebesar 28,03 persen, Kabupaten Pasuruan 32,26 persen, Kota Probolinggo 18,39 persen, dan Kabupaten Probolinggo 23,74 persen.

Farid menjelaskan, perbedaan porsi penyaluran kredit tersebut dipengaruhi oleh karakteristik ekonomi daerah, struktur usaha, serta kesiapan pelaku UMKM dalam mengakses pembiayaan formal dari lembaga keuangan.

“OJK terus mendorong perbankan dan lembaga keuangan untuk meningkatkan pembiayaan UMKM, termasuk melalui pendampingan, literasi keuangan, serta penguatan ekosistem usaha agar UMKM semakin bankable,” jelasnya.

Ke depan, OJK Malang berharap penyaluran kredit UMKM dapat terus meningkat seiring penguatan sektor produktif dan pemulihan ekonomi daerah, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (*)

Pewarta : Achmad Fikyansyah
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.