TIMES JATIM, MALANG – Proyek pelebaran jalan ruas Gondanglegi-Bantur hingga Simpang Jalur Lintas Selatan (JLS) di Desa Srigonco, Bantur, Kabupaten Malang, menjadi perhatian serius Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang.
Forkopimda bersama Polres Malang telah meninjau langsung progres pengerjaan jalan tersebut guna memastikan proyek berjalan sesuai rencana. Jalur ini merupakan akses utama bagi pemudik dan wisatawan yang menuju wilayah selatan Kabupaten Malang, terutama ke destinasi wisata Pantai Balekambang.
“Kami bersama Forkopimda memastikan proyek pelebaran jalan ini berjalan sesuai rencana. Pelebaran jalan akan meningkatkan kelancaran lalu lintas dan mengurangi potensi kemacetan, terutama saat puncak arus mudik dan balik,” ujar Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno.
Dalam peninjauan ini, turut hadir Bupati Malang Sanusi, Wakil Bupati Lathifah Shohib, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Sudarman, serta Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Inf Yuda Sancoyo.
Progres Pelebaran Jalan
Proyek pelebaran jalan ini dikerjakan oleh CV Jaya Konstruksi dengan total panjang 30,48 kilometer. Pengerjaan dibagi menjadi dua paket, yakni Paket Lot 16A Sepanjang 16 kilometer dengan lebar 11 meter, dan Paket Lot 16B: Sepanjang 14,48 kilometer dengan lebar 10,8 meter.
Beberapa titik strategis yang menjadi fokus pengerjaan berada di kawasan Wonorejo dan Sumberjambe. Kapolres Malang menekankan pentingnya percepatan proyek agar jalur ini dapat difungsikan optimal saat musim mudik Lebaran.
“Proyek ini diharapkan selesai tepat waktu dan tidak menghambat arus mudik. Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati karena beberapa titik masih dalam tahap pengerjaan,” tambah AKBP Danang.
Kendala di Lapangan
Dalam peninjauan ini, ditemukan beberapa kendala yang masih perlu diselesaikan, di antaranya, Gangguan jaringan komunikasi, terutama di sekitar Pos Pengamanan JLS dan Dampak tanah longsor di beberapa titik yang menyebabkan akses jalan masih terbatas.
Forkopimda Malang terus berkoordinasi dengan kontraktor proyek untuk mencari solusi atas kendala tersebut, agar pengerjaan bisa dipercepat sebelum puncak arus mudik.
Kesiapan Pos Pengamanan Lebaran
Selain proyek jalan, Forkopimda juga mengecek kesiapan Pos Pengamanan Idul Fitri 2025 di kawasan JLS. AKBP Danang memastikan pos tersebut siap beroperasi dengan baik untuk melayani pemudik.
"Pos pengamanan sudah siap, baik dari segi personel, perlengkapan, maupun sistem komunikasi. Meski ada kendala jaringan, kami akan mencari solusi agar koordinasi tetap lancar," pungkasnya.
Dengan percepatan proyek dan kesiapan pos pengamanan, diharapkan jalur selatan Kabupaten Malang dapat lebih aman dan lancar bagi pemudik yang akan merayakan Lebaran di kampung halaman. (*)
Pewarta | : Khoirul Amin |
Editor | : Imadudin Muhammad |