https://jatim.times.co.id/
Berita

Turnamen Futsal Diduga Picu Tawuran Pelajar, Korban Pengeroyokan Alami Luka Bacok

Senin, 19 Januari 2026 - 22:12
Turnamen Futsal di Malang Diduga Picu Tawuran Pelajar, Korban Pengeroyokan Alami Luka Bacok Personel Polsek Pakisaji saat mendatangi lokasi pengeroyokan dan pembacokan yang melibatkan pelajar, di wilayah Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang, pada Minggu (18/1/2026). (FOTO: Polsek Pakisaji)

TIMES JATIM, MALANG – Dua orang pelajar diduga menjadi korban pengeroyokan dan mengalami luka bacok, di Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang, Minggu (18/1/2026) kemarin. Akibat peristiwa tersebut, kedua korban harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa dugaan pengeroyokan hingga pembacokan tersebut juga sempat beredar di sejumlah WhatsApp Grup. Usai kejadian, korban langsung dievakuasi warga relawan ke RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang.

Pengeroyokan dan sabetan benda tajam yang dialami korban ini diduga dipicu saat kompetisi Futsal tingkat pelajar. Tensi tinggi antarsuporter tim yang saat itu bertanding, berlanjut hingga pada akhirnya terjadilah tawuran.

"Dari penanganan petugas, pengeroyokan dan tawuran tersebut berawal dari adanya pertandingan futsal yang diselenggarakan di Metro Sport Center di Kecamatan Kepanjen," terang Kapolsek Pakisaji AKP Indra Subekti, Senin (19/1/2026).

Diberitakan, dugaan aksi tawuran tersebut dilaporkan ke Polsek Pakisaji pada Minggu (18/1/2026) sore. Anggota Polsek Pakisaji yang pada saat itu menerima laporan kemudian bergegas mendatangi lokasi kejadian.

Diketahui, dugaan aksi pengeroyokan dan penganiayaan tersebut terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Malang. Di antaranya, di kawasan depan Pasar Pakisaji yang berlanjut hingga ke kawasan depan SDN 2 Kebonagung Pakisaji, Kabupaten Malang.

Identitas kedua korban yang masih pelajar tersebut masing-masing diketahui berinisial NAR, warga Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang dan ED asal Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

"Korban ED tersebut ditemukan warga sudah dalam kondisi mengalami luka yang diduga luka bacok di bagian kepala dan tangan," jelas AKP Indra.

Para korban diketahui masih berstatus sebagai pelajar. Aksi tawuran tersebut melibatkan antarsuporter yang masih berstatus pelajar yakni dari dua SMP yang ada di Kabupaten Malang dan Kota Malang.

Pihak kepolisian masih mendalami motif tindakan pengeroyokan dan penganiayaan berupa pembacokan yang menyebabkan korban mengalami luka berat tersebut. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan oleh polisi. (*)

Pewarta : Khoirul Amin
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.