https://jatim.times.co.id/
Berita

Pemuda di Banyuwangi Jadi Korban Kebrutalan Sejumlah Anggota Perguruan Silat Hingga Pingsan

Senin, 19 Januari 2026 - 20:08
Pemuda di Banyuwangi Jadi Korban Kebrutalan Sejumlah Anggota Perguruan Silat Hingga Pingsan Ilustrasi pengeroyokan dan penganiayaan oleh perguruan silat. (FOTO: AI Image)

TIMES JATIM, BANYUWANGI – Awan kelabu kembali menyelimuti Banyuwangi, Jawa Timur, akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab. Seorang pemuda dibuat pingsan tak berdaya usai menjadi sasaran pengeroyokan brutal oleh sekelompok anggota perguruan silat.

Aksi pengeroyokan oleh sejumlah anggota perguruan silat ini, diketahui dari adanya laporan pengaduan Polisi Nomor: LPB/01/1/2026/SPKT Unit Reskrim/Polsek Bangorejo/Polresta Banyuwangi/Polda Jatim, tanggal 18 Januari 2026.

“Iya betul ada laporan masuk dan pelapor sudah diberi tanda bukti lapor," kata Kapolsek Bangorejo, AKP Hariyanto saat dilakukan konfirmasi pesan Whatsapp, pada Senin (19/1/2026). 

Saat ini Polisi Tengah melakukan pendalaman untuk menggali para terduga yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Laporan tersebut dilayangkan oleh seorang pemuda bernama Lucky Raihan (18) warga Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran yang merupakan korban pengeroyokan. 

Berdasarkan laporan tersebut, pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Lucky terjadi pada Minggu (18/1/2026) sore sekira pukul 15.30 WIB saat melintas di wilayah Bangorejo. Saat itu korban berkendara sendiri menuju kediamannya menggunakan sepeda motor motornya usai mengantarkan sang ibu ke Terminal Jajag.

Sesampainya di TKP korban berpapasan dan diteriaki oleh rombongan anak muda yang pulang dari latihan dengan memakai seragam perguruan silat PSHT.

Selanjutnya, korban yang saat itu mengenakan atribut alias baju perguruan silat IKS diberhentikan oleh sekitar 10 anggota PSHT. Tanpa ada dialog sedikit pun, rombongan tersebut langsung menyerang korban. 

“Para pelaku tahu bahwa korban merupakan anggota perguruan IKS karena korban memakai atribut IKS,” urai Indah Ayu seperti yang tertuang dalam laporan polisi. 

Dalam aksi tersebut, para oknum itu merampas paksa kaos yang dikenakan Lucky dan membawanya kabur hingga saat ini. Lucky yang kalah jumlah tidak mampu memberikan perlawanan hingga akhirnya jatuh pingsan di lokasi kejadian.

Melihat kondisi korban yang tak berdaya, warga sekitar segera segera melerai dan mengevakuasinya ke Puskesmas Kebondalem untuk mendapatkan perawatan medis. Pasca pemulihan, korban langsung melaporkan insiden pengeroyokan tersebut ke Polsek Bangorejo.

Diketahui, Lucky saat ini telah menjalani visum, dan setelah mendapatkan perawatan di puskesmas, Lucky telah diizinkan pulang. 

"Keadaan adik saya saat ini tidak ada luka yang benar-benar serius, tapi banyak lebam di tubuhnya, mukanya juga bengap. Keluhan sakitnya banyak di kaki, punggung dan pinggang," jelas Indah. (*)

Pewarta : Syamsul Arifin
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.