TIMES JATIM, PACITAN – SMPN 2 Ngadirojo Pacitan, menggelar tes Pramuka Penggalang pada awal Januari 2026 dengan menggabungkan pendidikan karakter, nilai patriotisme, dan penguatan spiritual melalui long march bersejarah serta ziarah tokoh penyebar Islam lokal.
Kegiatan tersebut diawali dengan perjalanan panjang (long march) dari Monumen Jenderal Sudirman Wonokarto menuju kawasan Tanjung Lor.
Rute ini dipilih untuk menanamkan pemahaman sejarah perjuangan Jenderal Sudirman sekaligus melatih fisik dan mental para peserta.
Selain aspek kebangsaan, pembinaan spiritual juga menjadi bagian penting kegiatan. Para penggalang melakukan ziarah ke Makam Eyang Yahuda (Syekh Abdurrahman) di Dusun Margodadi, Desa Nogosari, Kecamatan Ngadirojo.
Tokoh tersebut dikenal sebagai salah satu penyebar agama Islam di wilayah Wengker Selatan atau Pacitan.
Tokoh masyarakat, Agus Djarjono, Sabtu (3/1/2026) mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, tes Pramuka dengan pendekatan sejarah dan religi efektif menanamkan nilai kemandirian, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap tanah air dan agama sejak dini.
Kegiatan kepramukaan di SMPN 2 Ngadirojo selama ini juga kerap dikaitkan dengan upaya pelestarian budaya dan sejarah lokal.
Salah satunya melalui keterlibatan sekolah dalam menjaga Tari Oglor sebagai identitas dan kebanggaan sekolah. (*)
| Pewarta | : Yusuf Arifai |
| Editor | : Hendarmono Al Sidarto |