TIMES JATIM, MALANG – Lazismu melakukan penggalangan dana donasi Peduli Bencana Nasional untuk Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh. Penggalangan dana ini serentak dilakukan di tiap kabupaten dan kota se-Jawa Timur.
"Hingga 31 Desember 2025 lalu, Lazismu Kabupaten Malang berhasil menghimpun dan menunaikan donasi tahap I untuk Peduli Bencana Nasional sebesar Rp 486.756.000," terang Koordinator bidang Lazismu Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang, Herunanto, Ahad (4/1/2026).
Heru mengucapkan syukur lhamdulillah, atas dukungan dari berbagai pihak dan donatur di wilayah Kabupaten Malang khususnya, sehingga bisa terkumpul total lebih dari Rp 486 juta.
Penggalangan donasi peduli bencana ini juga dilakukan serentak, dikoordinir masing-masing Lazismu daerah.
"Penggalangan donasi bencana ini akan terus berlanjut hingga PP Muhammadiyah memberi instruksi untuk penghentian donasi wilayah terdampak bencana besar tersebut," lanjutnya.
Dikatakan, penggalangan donasi dimulai sejak hari terjadi bencana pada 25 November 2025, kemudian ada instruksi PP Muhammadiyah.

"Instruksi ini sebagai respon dari kepedulian sosial dan intisari teologi Al Ma'un, sebagaimana nafas gerakan dan jiwa warga Muhammadiyah," ungkap Herunanto.
Sumbangan dana yang terkumpul, kemudian segera dihimpun di Lazismu Jatim, untuk disalurkan melalui MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center). Sedangkan yang berupa barang, dilepas secara simbolis oleh Ketua PWM Jawa Timur pada 2 Desember 2026 lalu.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim juga telah mengeluarkan instruksi penggalangan dana untuk membantu korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Masih kata Heru, pihaknya menyampaikan terimakasih sedalam-dalamnya bagi warga muslim di Kabupaten Malang.
"Lazismu berkomitmen menjaga amanah, serta adil dan transparan dalam menata kelola dana ZIS dan donasi kemanusiaan yang terhimpun," tandasnya. (*)
| Pewarta | : Khoirul Amin |
| Editor | : Ronny Wicaksono |