https://jatim.times.co.id/
Berita

145 Kebakaran Terjadi di Banyuwangi Selama 2025, Kerugian Capai Rp8,22 Miliar

Selasa, 06 Januari 2026 - 20:53
145 Kebakaran Terjadi di Banyuwangi Selama 2025, Kerugian Capai Rp8,22 Miliar Petugas Damkarmat Banyuwangi sedang memadamkan api yang membakar rumah. (FOTO: Damkarmat Banyuwangi for TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, BANYUWANGI – Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi, mencatat 145 peristiwa kebakaran sepanjang tahun 2025. Dari total kejadian sepanjang Januari hingga Desember di berbagai wilayah Bumi Blambangan itu, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp8,22 miliar.

Kepala Damkarmat Banyuwangi, Yopi Bayu Irawan, menyebut bahwa bangunan usaha menjadi objek kebakaran terbanyak pada 2025, yakni mencapai 49 kejadian, disusul kebakaran rumah warga sebanyak 35 kejadian, yang sebagian besar dipicu oleh korsleting listrik dan kelalaian manusia.

“Selain itu, kebakaran juga terjadi pada 15 lokasi lahan, 14 gardu listrik, serta kendaraan bermotor roda dua dan roda empat yang masing-masing mencatat 7 kejadian,” kata Yopi, Selasa (6/1/2026).

Dikatakan Yopi, fasilitas publik juga turut terdampak, dengan 3 kejadian kebakaran di lingkungan sekolah dan 2 kejadian di kantor atau instansi. Sementara itu, 13 kejadian lainnya terjadi pada objek dengan kategori beragam.

“Akibat peristiwa tersebut, kerugian materill pada tahun 2025 ditaksir mencapai Rp 8,22 miliar. Selain kerugian materill, kebakaran sepanjang tahun 2025 juga menyebabkan satu korban jiwa dan 19 orang mengalami luka-luka,” ungkapnya.

Jika dibandingkan tahun sebelumnya, tren kebakaran di Banyuwangi masih tergolong tinggi. Pada tahun 2024, tercatat 186 kejadian kebakaran dengan nilai kerugian yang jauh lebih besar, mencapai Rp 35,6 miliar.

Peristiwa kebakaran di tahun 2024, meliputi rumah, kapal, toko, lahan, hingga pabrik, serta menimbulkan satu korban jiwa dan 16 korban luka-luka.

Sementara pada tahun 2023, Damkarmat Banyuwangi mencatat 117 kejadian kebakaran dengan total kerugian materil sebesar Rp 2,50 miliar.

Penyebab kebakaran pada periode 2023, didominasi oleh korsleting listrik, kelalaian manusia, puntung rokok, serta kondisi mesin yang mengalami overheat, dengan lima orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Damkarmat Banyuwangi terus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya terkait instalasi listrik, penggunaan peralatan elektronik, serta aktivitas yang berisiko memicu api.

Langkah pencegahan dinilai menjadi kunci penting untuk menekan angka kebakaran dan meminimalkan kerugian di masa mendatang. (*)

Pewarta : Muhamad Ikromil Aufa
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.