TIMES JATIM, JAKARTA – Memahami perbedaan antara kulit wajah dan kulit tubuh adalah kunci dalam merawat kedua area tersebut dengan benar. Kebanyakan orang tidak menyadari risiko yang ditimbulkan dari penggunaan sabun mandi untuk membersihkan wajah. Kulit wajah kita, dengan tingkat keasaman (pH) yang secara alami lebih rendah, merespons berbeda terhadap produk yang dibuat untuk kulit tubuh, yang biasanya memiliki formula lebih kasar.
Menggunakan sabun mandi yang cenderung alkalis dapat merenggut perlindungan alami kulit wajah, menyebabkan reaksi sensitif, peningkatan iritasi, bahkan mendorong kemungkinan infeksi. Minyak alami yang biasanya melindungi wajah kita tercuci bersih, meninggalkan permukaan yang tidak hanya kering tapi juga rawan terhadap kerusakan eksternal, seperti sinar UV dan polutan.
Menurut Dr. Rachel Nazarian, seorang dermatologis di New York, sabun konvensional ini merusak keseimbangan kulit dengan mengikis penghalang alaminya, membuka peluang bagi masalah seperti kekeringan dan iritasi. Penambahan aroma dan pewarna artifisial dalam banyak sabun mandi tak jarang memperburuk keadaan, memicu respon alergi dan menyebabkan ruam serta kemerahan yang tidak diinginkan.
Pemakaian berkelanjutan dari produk yang tidak disesuaikan ini dapat mempercepat tanda-tanda penuaan dini—garis halus dan kerutan menjadi lebih terlihat jelas. Tidak hanya itu, sabun mandi bisa mengaktifkan produksi minyak berlebih, yang pada akhirnya menumpuk di pori-pori dan menghasilkan jerawat.
Untuk merawat wajah dengan cara yang menyeluruh, penting untuk memilih pembersih yang dirancang khusus sesuai dengan jenis kulit Anda. Pembersih wajah yang tepat harusnya tidak agresif, bebas alkohol dan memiliki pH yang mendekati tingkat keasaman kulit wajah. Jangan lupa untuk menutup rutinitas pembersihan dengan pelembap guna menjaga hidrasi kulit.
Singkatnya, meski mencuci muka dengan sabun mandi mungkin terdengar cepat dan efisien, praktik ini sebenarnya berisiko merusak kesehatan kulit wajah. Penggunaan pembersih wajah yang benar tidak hanya penting untuk menjaga kulit tetap sehat, tetapi juga untuk memancarkan aura kecantikan alami yang sejati.(*)
Pewarta | : Hendarmono Al Sidarto |
Editor | : Hendarmono Al Sidarto |