https://jatim.times.co.id/
Berita

Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tak Boleh Dijual, Namun Boleh Diwariskan

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:49
Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tak Boleh Dijual, Namun Boleh Diwariskan Para tukang becak di Kabupaten Malang yang menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo. (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, MALANG – Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) sebagai penyalur bantuan becak listrik menegaskan, bahwa becak listrik bantuan Presiden RI Prabowo Subianto tidak boleh diperjualbelikan.

Namun demikian, bantuan tersebut diperbolehkan untuk diwariskan kepada anak atau anggota keluarga penerima, selama masih digunakan untuk bekerja sebagai penarik becak.

Penegasan itu disampaikan Ketua Yayasan GSN, Letjen (Purn) Teguh Arief Indratmoko, saat penyaluran bantuan becak listrik di Kabupaten Malang, Selasa (20/1/2026).

“Tidak boleh dijual, tapi boleh diturunkan kepada anaknya. Kalau tidak ada penerusnya, tolong serahkan kembali ke yayasan,” tegas Teguh.

Menurut Teguh, kebijakan tersebut dibuat agar bantuan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan komersial.

Ia menjelaskan, apabila penerima becak listrik sudah lanjut usia dan tidak lagi mampu bekerja, maka becak tersebut dapat dilanjutkan penggunaannya oleh anak yang bersedia meneruskan profesi sebagai penarik becak.

“Apabila yang bersangkutan sudah sangat sepuh dan tidak mampu lagi, kalau ada anaknya yang mau meneruskan, boleh diberikan kepada anaknya,” jelasnya.

Namun, apabila tidak ada anggota keluarga yang ingin atau mampu melanjutkan usaha menarik becak, maka becak listrik tersebut wajib dikembalikan kepada Yayasan GSN.

“Kalau anaknya tidak mau meneruskan, tolong serahkan kepada kami dari yayasan. Nanti akan kami berikan kepada orang lain yang membutuhkan,” ujarnya.

Teguh juga menegaskan bahwa bantuan becak listrik ini diberikan secara gratis, tanpa pungutan biaya dalam bentuk apa pun. Ia meminta masyarakat untuk waspada terhadap oknum yang mencoba mengambil keuntungan dari program tersebut.

“Kami tegaskan, bantuan ini tidak dipungut biaya apa pun. Kalau ada oknum yang meminta sejumlah uang, tolong segera laporkan kepada kami,” tegasnya.

Selain itu, Yayasan GSN telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait dukungan operasional becak listrik, terutama soal ketersediaan sumber daya listrik untuk pengisian daya.

“Kami sudah meminta kepada pemerintah daerah untuk menyiapkan colokan listrik. Colokannya ini standar, seperti setrika atau peralatan rumah tangga lainnya, bukan seperti mobil listrik, dan akan disediakan secara gratis,” katanya.

Program bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto ini diharapkan tidak hanya meringankan beban para penarik becak lanjut usia, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung transportasi ramah lingkungan dan perlindungan sosial bagi masyarakat kecil. (*)

Pewarta : Achmad Fikyansyah
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.