https://jatim.times.co.id/
Berita

Lebaran di Rumah Dinas Bupati Probolinggo, Tiga Hari Dihangatkan Senyum dan Tawa Rakyat

Kamis, 03 April 2025 - 20:45
Lebaran di Rumah Dinas Bupati Probolinggo, Tiga Hari Dihangatkan Senyum dan Tawa Rakyat Sejumlah warga mengunjungi rumah dinas Bupati Probolinggo di momen lebaran. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, PROBOLINGGO – Rumah dinas Bupati Probolinggo, Jatim, yang selama ini terasa asing bagi warga, kini berubah menjadi rumah rakyat. Selama tiga hari berturut-turut, rumah dinas di Kota Kraksaan itu dipenuhi warga dari berbagai penjuru daerah untuk bersilaturahmi dengan Gus Haris.

Seusai sholat Idul Fitri, open house digelar, dan sejak pagi, gerbang rumah dinas itu tak pernah sepi. Warga berdatangan. Tak hanya dari sekitar Kraksaan, tapi juga dari daerah pegunungan seperti Krucil, Tiris, hingga Sukapura.

Mereka datang memadati halaman rumah dinas bupati yang berada di jantung Kota Kraksaan. Mereka duduk bercengkerama, menikmati hidangan khas Lebaran, dan tentu saja, bertemu langsung dengan sang pemimpin yang akrab disapa Gus Haris.  

Bupati-Probolinggo-di-momen-lebaran-b.jpg

Suasana formal rumah jabatan pun luluh dalam keakraban. Anak-anak kecil berlarian riang di halaman yang luas, sementara para orang tua duduk bersila, menyeruput teh hangat, atau berfoto bersama.

Kesan kaku yang sering melekat pada bangunan pemerintah, berganti dengan nuansa kekeluargaan ala masyarakat Jawa—penuh rasa santun, hangat, dan penuh kebersamaan.  

Gus Haris sendiri terlihat begitu menikmati momen ini. Meski harus menyambut tamu dari pagi hingga petang, tak sedikit pun rasa lelah terpancar dari raut wajahnya. Justru, tawa dan cerita dari warga yang datang menjadi penyegar jiwa.  

"Saya justru merasa terhibur dengan canda tawa masyarakat. Ini menjadi obat dari rasa lelah," ujarnya sambil tersenyum.  

Dengan sabar, ia menyambut setiap tamu, berjabat tangan, mendengarkan cerita, bahkan memenuhi permintaan swafoto. Tak ada sekat, tak ada protokoler yang kaku—hanya pemimpin dan rakyatnya, duduk bersama seperti keluarga.  

Sholeh, warga Kecamatan Tiris, tak menyangka bisa bertemu langsung dengan bupati yang selama ini ia kagumi. Pada momen itu, ia membawa seluruh keluarganya untuk bersilaturahmi dan mengabadikan momen berharga itu.  

"Di sini serasa di rumah sendiri. Orang-orangnya ramah, dan kami disambut hangat oleh Gus Haris. Jadi betah," ungkapnya dengan wajah berseri.  

Perasaan serupa dirasakan Solihin, warga Kotaanyar. Sudah puluhan tahun ia tinggal di Probolinggo, tapi baru kali ini ia menginjakkan kaki di rumah dinas bupati.

"Jujur, saya baru tahu ini rumah dinas bupati. Sejak dulu, saya tidak pernah melihat rumah ini ramai oleh warga. Baru kali ini terasa berbeda, sejak Gus Haris menjabat," katanya, terkagum-kagum.  

Open house ini bukan sekadar tradisi tahunan. Ia menjadi simbol keterbukaan, bahwa pemimpin yang baik adalah yang bisa merangkul, mendengar, dan membuat rakyatnya merasa memiliki.  

Rumah dinas yang dulu terasa asing, kini benar-benar menjadi rumah rakyat, tempat di mana setiap warga, dari anak kecil hingga kakek nenek, bisa datang tanpa sungkan. Disambut dengan tangan terbuka, dan pulang dengan hati yang bahagia.  

Di tengah gemuruh canda dan aroma ketupat yang masih menggantung di udara, satu hal terasa jelas: Rumah dinas Bupati Probolinggo yang dulunya terasa asing kini benar-benar menjadi rumah rakyat, tempat di mana semua warga merasa diterima dengan tangan terbuka. (*)

Pewarta : Abdul Jalil
Editor : Muhammad Iqbal
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.