Berita

Sekitar 100 Lansia Ikut Vaksinasi Covid-19 di RSI Ahmad Yani

Selasa, 23 Februari 2021 - 18:17
824
Sekitar 100 Lansia Ikut Vaksinasi Covid-19 di RSI Ahmad Yani Suasana pelaksanaan vaksinasi di RSI Ahmad Yani, Selasa (23/2/2021). (Foto: Khusnul Hasana/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Lebih dari 100 lansia yang siang tadi, Selasa (23/2/2021) yang telah melakukan vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Islam Ahmad Yani (RSI Ahmad Yani).

Dari seluruhnya yang datang tak ada satupun yang harus melakukan penundaan karena penyakit bawaan dan kondisi kesehatan.

Di RSI Ahmad Yani ada sekitar 300 lansia yang terdaftar dalam penerima vaksin dari Puskesmas Wonokromo, sebagian lain mendaftar langsung di RSI Ahmad Yani seperti internal RSI Ahmad Yani maupun dari kerabat internal RS Islam Ahmad Yani.

RSI Ahmad Yani 2

Dalam pelaksanaanya, di RSI  Ahmad Yani ada 2 tempat untuk melakukan vaksinasi, pertama di lantai bawah yang dikhususkan untuk penerima vaksin dari puskesmas Wonokromo dengan jumlah 300 orang dan lantai 2 dikhususkan untuk penerima vaksin yang mendaftar secara langsung.

Hingga pukul 12.00 siang tadi dari penerima vaksin kecamatan Wonokromo sudah sebanyak 90 orang, sementara yang datang langsung sudah 20 orang yang melakukan vaksinasi.

Direktur Utama RSI Ahmad Yani,  Dr Dodo Anondo mengatakan bahwa dari seluruh lansia yang datang sebenarnya ada satu penerima vaksin yang harus mengalami penundaan karena adanya penyakit bawaan. Namun setelah beberapa saat, penerima vaksin tersebut bisa melakukan vaksinasi karena dirasa sudah memungkinkan. Sehingga tak ada satupun penerima vaksin yang harus melakukan penundaan.

“Ada yang komorbid (penyakit bawaan, red) satu tapi tetep lanjut mengikuti vaksinasi. Tadi ada yang diabet tapi terkontrol dan baik, dia yakin bahwa saya tidak mengapa. Terkontrol kan kita yang tahu," ujarnya.

Dr. Dodo menyampaikan bahwa penerima vaksin lansia perlu melakukan 'medical check' secara mandiri, sebelum melakukan vaksinasi di RSI Ahmad Yani. Setelah itu, hasil rekap 'medical check' dapat disampaikan pada petugas atau vaksinator di lokasi sebagai tanda kesiapan penerima vaksin lansia.

"Sebelum vaksin nanti ditanya apakah komorbid, aman atau tidak, tetap penerima pasien akan melakukan 'medical check' secara mandiri sebelum vaksin. Kita tidak ada kuota, besok kita disampaikan ke dinas, langsung diberi jatah," tutur Dr. Dodo.

RSI Ahmad Yani 3

Selama pelaksanaan vaksinasi lansia di RSI Ahmad Yani, Dr dodo mengatakan bahwa ada sedikit kendala teknis yang dihadapi yakni gangguan sistem selama 30 menit, sejak pagi sampai pukul 08.35 baru sistem input data penerima vaksin lansia dapat diakses dengan lancar.

“Tadi data penerima vaksin belum bisa masuk ke sistemnya, sekarang sudah lancar. Sehingga nunggu sampai 30 menit, terpaksa pakai manual dulu," terangnya.

Sementara terkait KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi), tak ada satupun lansia yang usai melakukan vaksinasi mengalami KIPI.

Mengenai jumlah vaksin yang dikirim, Dr Dodo mengatakan, bahwa disesuaikan dengan jumlah penerima vaksin lansia yang sudah mendaftar. Bila yang mendaftar 50, misalnya. Dr Dodo dan pihak RSI Ahmad Yani juga akan memeroleh 50 vaksin, yang dipakai untuk vaksinasi lansia.

"Misal yang didaftarkan 50 lansia, ya kita dapat 50 vaksin. Yang daftar langsung, bisa dijadwalkan besok. Ada yang sempat ditambah 10% jumlah vaksin yang dikirim, kalau 50 jadi 55. Jadi tergantung kita juga," tutur Dr. Dodo.

Untuk vaksinator di RSI Ahmad Yani ada 5 orang, terang Dr Dodo, tapi ada yang di administrasi, bagian 'check', dan lain sebagainya.

Sementara itu penanggung jawab klinik vaksin RSI Ahmad Yani, Dr. Whidayanti mengatakan bahwa hingga pukul 12.00 siang tadi sudah 60 lansia yang melakukan vaksinasi Covid-19. "Kalau kendala vaksinasi lansia masalah pendengaran, komunikasi, jadi kita juga harus melakukan pendekatan lansia," jelasnya. (*)

Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.