https://jatim.times.co.id/
Berita

Pemkab Sidoarjo Petakan Fokus Masterplan Penanganan Banjir

Selasa, 06 Januari 2026 - 22:05
Empat Sektor Jadi Fokus Masterplan Penanganan Banjir Sidoarjo Pemkab Sidoarjo saat melakukan normalisasi sungai untuk mencegah terjadinya banjir. (FOTO: Syaiful Bahri/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, SIDOARJOPemkab Sidoarjo terus mematangkan penyusunan masterplan penataan kota sebagai dasar penanganan banjir yang terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan. Masterplan tersebut menitikberatkan pada empat sektor utama sebagai fokus intervensi.

Penegasan itu disampaikan Bupati Sidoarjo, Subandi saat menghadiri pemaparan masterplan penataan kota di Opsroom Setda Kabupaten Sidoarjo, Selasa (6/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Fenny Apridawati, Kepala Bappeda M. Ainur Rahman, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Muhammad Makhmud, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta tim ahli dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Dalam pemaparannya, tim penyusun mengusung tema besar “Menuju Sidoarjo yang SERASI” yang merupakan akronim dari Sentosa, Ekologis, Resilien, Aksesibel, Sinergis, dan ber-Identitas. 

Tema tersebut menjadi arah pembangunan Sidoarjo, khususnya dalam penataan ruang dan pengendalian banjir yang selaras dengan RTRW 2024–2044 serta RPJPD 2025–2045.

Bupati Subandi menyebut, sebagai wilayah yang dikenal sebagai Kota Delta, Sidoarjo memiliki tantangan geografis yang kompleks.

“Sidoarjo ini letaknya paling timur dan memiliki banyak sungai afvoer. Banjir tidak hanya berasal dari luapan sungai, tetapi juga dipengaruhi pasang air laut atau rob,” ujar Subandi.

Ia mengakui, penanganan banjir membutuhkan anggaran besar. Sementara itu, kemampuan anggaran daerah saat ini masih terbatas.

“Anggaran kita sekitar Rp5,8 miliar. Karena itu, masterplan ini menjadi penting untuk menentukan skala prioritas penanganan banjir setiap tahunnya,” katanya.

Menurut Subandi, masterplan berfungsi sebagai alat diagnosis untuk memetakan penyebab banjir secara detail.

“Ibarat mengobati orang sakit, kita harus tahu dulu penyebabnya. Dengan masterplan ini, kita bisa menentukan titik mana yang harus ditangani sesuai kemampuan anggaran,” tambahnya.

Beberapa wilayah yang menjadi perhatian khusus dalam masterplan tersebut antara lain kawasan langganan banjir seperti Kecamatan Tanggulangin, Candi, dan Waru. 

Selain itu, kawasan perkotaan juga menjadi fokus, terutama terkait normalisasi saluran yang kini banyak terhimpit bangunan di kanan dan kiri.

Adapun empat sektor utama yang menjadi fokus masterplan penanganan banjir Sidoarjo meliputi sistem drainase dan pengendalian banjir, rehabilitasi infrastruktur jalan, rehabilitasi fasilitas pendidikan, serta revitalisasi ruang terbuka hijau (RTH).

Bupati Subandi menegaskan, penataan kota dan penanganan banjir merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Semua stakeholder harus terlibat. Dengan adanya grand design ini, kita memiliki tahapan yang jelas dan terukur. Harapannya, perubahan nyata bisa dirasakan masyarakat dari tahun ke tahun,” pungkasnya (*)

Pewarta : Syaiful Bahri
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.