Ikon Kuliner Tempo Dulu di Malang, Toko Oen Bertahan Hampir Satu Abad
Toko Oen Malang menghadirkan es krim klasik, interior Belanda otentik, dan bangunan cagar budaya yang tetap dipertahankan sejak 1930. (Foto: Nayla Tabriza Ramadhani/TIMES Indonesia)

Ikon Kuliner Tempo Dulu di Malang, Toko Oen Bertahan Hampir Satu Abad

Toko Oen Malang menjadi warisan budaya yang menghubungkan masa lalu dan masa kini tempat di mana kenangan dan cita rasa berpadu dalam satu pengalaman yang tak terlupakan.

TIMES Jatim,Kamis 20 November 2025, 06:13 WIB
45.7K
T
TIMES Magang 2025

MALANG – Di tengah pesatnya perkembangan Kota Malang, Toko Oen tetap menjadi oase nostalgia yang mempertahankan rasa dan atmosfer klasik sejak pertama kali berdiri pada 1930.

Rumah makan bersejarah di Jalan Jenderal Basuki Rahmat ini tidak hanya menawarkan menu legendaris, tetapi juga menyimpan jejak budaya kuliner Indo-Belanda yang bertahan hampir satu abad.

Didirikan oleh pasangan Liem Gien Nio dan Oen Tjoen Hok, Toko Oen Malang awalnya merupakan toko roti dan es krim sebelum berkembang menjadi restoran yang menawarkan hidangan khas Indo-Belanda hingga masakan tradisional Indonesia.

article
Toko-Oen-Malang-a.jpg

Toko Oen dulunya memiliki empat cabang di Indonesia, yaitu di Semarang, Malang, Jakarta, dan Surabaya. Namun seiring waktu, hanya dua yang bertahan hingga kini, yakni di Malang dan Semarang. Kedua cabang inilah yang masih mempertahankan konsep, cita rasa, dan suasana aslinya sejak era kolonial.

Selain menyajikan menu legendaris, Toko Oen dikenal karena desain arsitekturnya yang mempertahankan gaya Belanda klasik. Bangunan ini menjadi salah satu cagar budaya di Kota Malang, lengkap dengan interior bernuansa tempo dulu, mulai dari perabotan kayu, tegel khas, hingga ornamen antik yang membawa pengunjung seakan kembali ke masa lampau. /p>

Sebagai toko dan restoran, Toko Oen juga menampilkan etalase khas yang dipenuhi aneka roti dan kue. Pengunjung dapat menemukan hidangan Belanda seperti garnalen brood, kippen brood, hingga socijs brood, serta kue tradisional Indonesia yang populer di kalangan turis Belanda, misalnya cucur dan lapis legit. Perpaduan menu klasik inilah yang memperkuat identitas Toko Oen sebagai rumah kuliner bersejarah.

article

Meski telah beroperasi lebih dari delapan dekade, Toko Oen tetap konsisten menjaga kualitas rasa dan pelayanan. Restoran ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 21.30, menjadi destinasi kuliner yang tak pernah kehilangan pesonanya di tengah ramainya wisata dan perkembangan modern Kota Malang.

Dengan nilai historis yang kuat, kualitas kuliner yang terjaga, serta nuansa klasik yang semakin jarang ditemukan di era modern, Toko Oen Malang tetap menjadi warisan budaya yang menghubungkan masa lalu dan masa kini tempat di mana kenangan dan cita rasa berpadu dalam satu pengalaman yang tak terlupakan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:TIMES Magang 2025
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.