Paiton Energy Raih PROPER Hijau 2025, Masuk Elit Pengelola Lingkungan Hidup
Raih PROPER Hijau 2025, Paiton Energy buktikan operasional PLTU Paiton melampaui standar lingkungan di tengah persaingan ketat 5.000 perusahaan
PROBOLINGGO – PT Paiton Energy mempertahankan predikat Hijau dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup atau KLH RI.
Penghargaan yang diberikan dalam acara Anugerah Lingkungan di Jakarta, Selasa (7/4/2026) ini, mengonfirmasi posisi perusahaan dalam kelompok elit yang menjalankan operasional di atas standar kepatuhan regulasi (beyond compliance).
PT Paiton Energy sendiri merupakan salah satu pengelola PLTU Paiton di Kabupaten Probolinggo, Jatim, yang dikenal sebagai salah satu kompleks pembangkit listrik terbesar di Indonesia.
Keberhasilan meraih PROPER Hijau di instalasi vital ini menunjukkan bahwa operasional skala besar tetap bisa berjalan selaras dengan perlindungan ekosistem.
Tahun ini, kompetisi semakin ketat seiring melonjaknya jumlah peserta PROPER hingga 5.476 perusahaan atau naik 22 persen dari periode sebelumnya. Dari total tersebut, hanya 243 perusahaan yang berhasil meraih predikat Hijau.
Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa PROPER kini bertransformasi menjadi motor inovasi.
“Bukan lagi sekadar alat evaluasi administratif, PROPER mendorong perusahaan melampaui ketaatan melalui efisiensi sumber daya dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujarnya di Jakarta.
President Director PT Paiton Energy, Fazil Erwin Alfitri, menyatakan raihan ini merupakan hasil dari standarisasi aspek operasional yang ketat. “Kami fokus menyelaraskan ketahanan energi dengan pelestarian ekosistem melalui inovasi yang meminimalkan jejak lingkungan,” kata Fazil.
Dari sisi strategis, Chief Financial Officer PT Paiton Energy, Bayu Widyanto, menyebut integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi kunci stabilitas kinerja perusahaan.
Investasi pada teknologi ramah lingkungan dan program pemberdayaan masyarakat dinilai memberikan dampak positif yang terukur bagi kedaulatan energi nasional.
Paiton Energy saat ini mengelola sejumlah program konservasi hutan dan mangrove, serta pengembangan energi terbarukan berbasis komunitas di sekitar wilayah operasional. Inisiatif tersebut diarahkan untuk mendukung target Net Zero Emission yang dicanangkan pemerintah.
Sebagai produsen listrik swasta (IPP) pertama dan terbesar di Indonesia, Paiton Energy dimiliki oleh konsorsium RATCH Group, Nebras Power, dan Medco Daya Energi Sentosa. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

