Listrik Jatim Padam hingga 445 MW, Wagub Emil Dardak Minta RS dan Fasilitas Publik Aman
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. (Foto: Zisti Shinta/TIMES Indonesia)

Listrik Jatim Padam hingga 445 MW, Wagub Emil Dardak Minta RS dan Fasilitas Publik Aman

Pemprov Jatim mendesak PT PLN (Persero) memprioritaskan listrik untuk fasilitas publik seperti RS dan perlintasan KA akibat krisis pasokan listrik Jatim yang mencapai 445 MW.

TIMES Jatim,Senin 22 Juni 2026, 19:25 WIB
301
Z
Zisti Shinta Maharani

SURABAYAPemerintah Provinsi Jawa Timur mendesak PT PLN (Persero) untuk memprioritaskan pengamanan aliran listrik pada sektor pelayanan publik dan infrastruktur vital. Langkah ini diambil menyusul terjadinya krisis pasokan energi di sistem ketenagalistrikan Jatim yang memicu pemadaman beban hingga mencapai 445 Megawatt (MW) pada puncak pemadaman.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyatakan bahwa pemadaman bergilir tersebut telah berdampak langsung pada aktivitas warga, termasuk di wilayah Madura yang mengalami pemadaman sejak pagi hingga menjelang siang hari. Merespons situasi tersebut, Pemprov Jatim melakukan koordinasi lintas instansi guna memitigasi risiko keselamatan.

"Pemprov Jatim terus berkoordinasi, kami minta yang bahaya ini seperti perlintasan kereta api, traffic light, PDAM, dan rumah sakit jangan sampai terdampak tanpa antisipasi," tegas Emil Dardak usai Sidang Paripurna di Gedung DPRD Jawa Timur, Senin (22/6/2026).

Sebagai langkah taktis, atas nama Gubernur, Pemprov Jatim telah menginstruksikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menjadi koordinator utama dalam memetakan sektor-sektor strategis. Koordinasi ini diwajibkan berjalan secara sinergis di tingkat kabupaten dengan melibatkan Dinas Perhubungan, PDAM, hingga lintas wilayah seperti PT KAI.

Emil juga menyoroti pentingnya akurasi komunikasi publik dari pihak PLN. Pemprov Jatim meminta PLN menerapkan pola komunikasi yang presisi agar setiap pelanggan, khususnya pengelola fasilitas publik, mendapatkan informasi jadwal pemadaman terencana setidaknya 1 hingga 2 jam sebelum arus diputus.

"Pola komunikasi harus betul-betul presisi. Jangan sampai perlintasannya mati tapi tidak ada yang mengantisipasi. Kita harus pastikan setiap pelanggan diberi waktu untuk mengantisipasi," tambah Emil.

Berdasarkan data evaluasi dan monitoring harian per awal pekan ini, pasokan listrik di Jawa Timur dilaporkan telah berangsur-angsur pulih seiring perbaikan suplai yang dilakukan oleh Dirut PLN dan Kementerian ESDM. Meski regulasi teknis pembangkit berada di luar kewenangan pemerintah daerah, Pemprov Jatim melalui Dinas Koperasi dan UMKM memastikan akan tetap memantau dan mengkaji dampak kerugian ekonomi yang dialami oleh masyarakat di lapangan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Zisti Shinta Maharani
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.