Warga Banyuwangi, Jawa Timur kini dihantui oleh tren diduga pencurian yang cukup membuat geram. Bukan lagi sepeda motor atau perhiasan yang dincar, melainkan blower atau unit outdoor Air Conditioner (AC) yang jadi sasaran.
BANYUWANGI – Warga Banyuwangi, Jawa Timur kini dihantui oleh tren diduga pencurian yang cukup membuat geram. Bukan lagi sepeda motor atau perhiasan yang dincar, melainkan blower atau unit outdoor Air Conditioner (AC) yang jadi sasaran.
Baru-baru ini, gelombang aksi yang diduga pencurian blower AC terkonfirmasi dari sejumlah laporan warga yang masuk ke pihak kepolisian, termasuk melalui layanan hotline 110. Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, saat ini sudah ada dua laporan serupa yang terjadi di dua wilayah berbeda.
Dua wilayah yang menjadi tempat hilangnya blower AC tersebut yaitu di wilayah Kecamatan Glagah dan wilayah Kecamatan Kalipuro.
Setelah dilakukan konfirmasi kepada pihak berwajib, Kapolsek Glagah AKP Edy Jaka Supa'at membenarkan adanya laporan pencurian Blower AC tersebut. Dirinya mengatakan bahwa insiden kehilangan blower AC itu terjadi di Guest House Melati milik SMA Negeri di Glagah.
"Pihak sekolah sudah melaporkan ke Polsek, dan sekarang masih dilakukan penyelidikan untuk ungkap kasusnya," jelasnya, Rabu (10/6/2026).
Dari laporan pihak kepolisian, peristiwa pencurian itu terjadi, pada Selasa (9/9/2026) malam. Sehingga polisi langsung melakukan olah TKP.
Selain di Kecamatan Glagah, kejadian serupa juga diduga menimpa warga di sebuah pemukiman di Kecamatan Kalipuro. Meski belum mendapat data detail, peristiwa kehilangaan Blower AC tersebut juga telah dikonfirmasi oleh Kapolsek Kalipuro AKP Sukirman melalui Kanit Reskrim, Ervan.
"Benar, sementara laporan masuk Polsek baru satu, dengan melalui hotline 110. Saat ini kami masih olah TKP," terangnya.
Dua insiden yang terjadi dalam waktu berdekatan ini menjadi alarm bagi warga. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan memperketat keamanan guna mengantisipasi aksi pencurian serupa
Demi menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), warga diminta segera melaporkan setiap tindak kriminalitas atau kejadian darurat ke kantor polisi terdekat. Selain datang langsung, masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan Hotline bebas pulsa di nomor 110. (*)
Pewarta : Anggara Cahya
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

