DPD FPPI Jatim Komitmen Perkuat Pemberdayaan Perempuan
DPD FPPI Jatim menggelar Kebaya Fashion Parade di Hotel Majapahit Surabaya untuk memperingati Hari Kebaya Nasional sekaligus melantik pengurus periode 2026-2031.
SURABAYA – DPD Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia Jawa Timur (FPPI Jatim) menggelar Kebaya Fashion Parade di Hotel Majapahit Surabaya, Kamis (23/7/2026). Acara ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Kebaya Nasional yang diperingati setiap 24 Juli, sekaligus merangkaikan agenda pelantikan pengurus DPD FPPI Jatim periode 2026–2031.
Ketua DPD FPPI Jatim terpilih, Mimien Prasetiyo, mengapresiasi tingginya antusiasme para peserta yang hadir dalam agenda tahunan tersebut.
"Ini adalah salah satu upaya kami mengajak perempuan di Jawa Timur untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya, salah satunya dengan berkebaya," ujar Mimien di sela acara.
Kebaya Fashion Parade kali ini merupakan gelaran tahun kedua. Mimien menilai animo peserta tahun ini jauh melampaui pelaksanaan tahun sebelumnya.
"Animonya ternyata lebih besar dari tahun pertama. Insya Allah tahun depan kami bisa menyelenggarakan acara yang lebih besar lagi," tuturnya.
Acara yang berlangsung meriah ini menampilkan ragam busana kebaya khas wastra Nusantara yang dibawakan oleh 18 peserta perwakilan organisasi perempuan se-Jawa Timur.
"Kegiatan ini terbuka untuk umum, tetapi keterlibatannya diwakili oleh organisasi, bukan perseorangan. Kami juga berharap generasi muda semakin bangga berkebaya karena kebaya adalah jati diri bangsa Indonesia," kata Mimien.
Fokus Pemberdayaan Perempuan dan UMKM
Lebih lanjut, Mimien menegaskan keberadaan FPPI Jatim bertujuan melahirkan sosok perempuan yang mandiri, tangguh, cerdas, berprestasi, serta memiliki keberanian untuk tampil berdaya dan percaya diri.
"Kami bekerja maksimal di bidang pemberdayaan perempuan untuk memajukan perempuan Indonesia, khususnya di Jawa Timur," tegasnya.
Pascapelantikan, kepengurusan baru DPD FPPI Jatim akan segera mengonsolidasikan rancangan program kerja strategis untuk lima tahun ke depan.
"Kami akan mengumpulkan seluruh pengurus dan DPC terlebih dahulu untuk merumuskan program kerja demi kemajuan perempuan di Jawa Timur," jelas Mimien.
Ia memaparkan, komposisi anggota FPPI Jatim saat ini didominasi oleh pelaku UMKM sebanyak 75 persen, sementara 25 persen sisanya berasal dari berbagai kalangan profesional. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

