Banjir Probolinggo, 300 Ton Gabah dan Beras Dievakuasi ke Gudang SRG
TIMES Jatim/Evakuasi hasil pertanian dari salah satu gudang ke SRG usai dihantam banjir. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)

Banjir Probolinggo, 300 Ton Gabah dan Beras Dievakuasi ke Gudang SRG

Banjir bandang terjang penggilingan padi di Desa Matekan, Probolinggo. Sebanyak 300 ton hasil tani dievakuasi ke Gudang SRG Kraksaan untuk meminimalisir kerugian.

TIMES Jatim,Minggu 22 Februari 2026, 20:19 WIB
1K
A
Abdul Jalil

PROBOLINGGOBencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Probolinggo, Jatim, Minggu (22/2/2026) dini hari. tak hanya merendam permukiman dan jalur Pantura. Tetapi juga memukul telak sektor pertanian warga.

Salah satu tempat penggilingan padi milik Herianto, di Desa Matekan, Kecamatan Besuk, rupanya juga turut menjadi korban amukan air bah. Ratusan ton hasil tani ikut menjadi sasaran banjir.

Derasnya luapan air sungai menghantam keras tembok pembatas area penggilingan tersebut hingga akhirnya jebol. Akibatnya, air dengan cepat masuk dan menerjang ratusan ton gabah serta padi yang tersimpan di dalamnya. Sejumlah hasil pertanian mengalami kerusakan akibat terendam lumpur dan air banjir.

Pasalnya, pihak gudang sempat meminta pihak kecamatan untuk melakukan normalisasi sungai di sekitar lokasi penggilingan. Namun permintaan itu tak diindahkan hingga terjadi luapan air.

Merespons situasi darurat ini, upaya penyelamatan aset pertanian warga segera dilakukan. Ratusan ton komoditas yang masih bisa diselamatkan langsung dievakuasi dari lokasi kejadian menuju tempat yang lebih aman, yakni Gudang Sistem Resi Gudang (SRG) yang berlokasi di Kraksaan.

Berdasarkan data di lapangan, total hasil pertanian yang berhasil dievakuasi ke gudang SRG Kraksaan mencapai 300 ton, yang terdiri dari 200 ton gabah dan 100 ton beras jadi.

Pengelola SRG Kraksaan, Prabowo, membenarkan adanya evakuasi darurat tersebut. Pihaknya langsung merespons cepat untuk menyelamatkan komoditas pangan warga agar kerugian tidak semakin membengkak.

"Kami dari pihak SRG turut membantu mengevakuasi hasil tani tersebut ke gudang yang lebih aman dari jangkauan banjir," ujar Prabowo.

Langkah evakuasi ini diharapkan dapat meminimalisir kerugian materiil para petani dan pengusaha penggilingan padi di Desa Matekan yang terdampak parah akibat cuaca ekstrem hari ini. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Abdul Jalil
|
Editor:Muhammad Iqbal

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.