Buka Bimbel Sejak Semester 2, Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Konsisten Dampingi Hingga Semester 8
Berlokasi di Dusun Gunungcilik, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Danish Giyani membuka bimbingan belajar secara privat maupun kelompok kecil. Pesertanya anak-anak sekolah dasar di sekitar tempat tinggalnya.
PACITAN – Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan, Danish Giyani, sudah membuka bimbingan belajar sejak semester dua kuliah. Kini, di semester delapan dan tengah menyusun tugas akhir, ia tetap konsisten mendampingi para siswanya belajar.
Danish, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), memulai bimbel dari tawaran sederhana tetangganya. Tanpa banyak rencana besar, ia mencoba. Ternyata berlanjut hingga sekarang.
Berlokasi di Dusun Gunungcilik, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, ia membuka bimbingan belajar secara privat maupun kelompok kecil. Pesertanya anak-anak sekolah dasar di sekitar tempat tinggalnya.
Motivasinya sederhana. Ia ingin bermanfaat bagi orang lain. Baginya, melihat nilai siswa meningkat atau anak yang awalnya kesulitan mulai paham materi, sudah menjadi kepuasan tersendiri.
“Karena ingin jadi hablum minan nas, bermanfaat untuk orang lain,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).
Menjalankan kuliah, organisasi, sekaligus bimbel tentu bukan tanpa tantangan. Danish harus pandai membagi waktu. Jadwal perkuliahan dan kegiatan kampus ia sesuaikan dengan waktu belajar siswa.
Dalam proses belajar, ia juga tidak bisa memaksakan metode yang sama untuk semua anak. Ada siswa yang mudah fokus, ada pula yang lebih suka bermain. Di situlah ia harus kreatif.
Permainan seperti “ABC 5 Dasar” ia modifikasi menjadi sarana belajar. Ia juga memanfaatkan kuis online agar suasana lebih segar dan tidak membosankan.
Menurutnya, anak-anak akan lebih mudah menerima materi jika suasana hati mereka nyaman.
Danish berpesan, kunci utama belajar ada pada kemauan diri sendiri. Sulit atau mudah, semua harus dicoba.
Baginya, belajar adalah proses seumur hidup. Mau tidak mau, suka tidak suka, setiap orang akan selalu berhadapan dengan proses itu. Dan ia memilih menjadi bagian kecil yang membantu proses tersebut berjalan lebih ringan bagi siswanya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




