Pendidikan

Remaja Asal Surabaya Menangkan Lomba Peneliti Belia Tingkat Nasional

Rabu, 06 Desember 2023 - 16:58
Remaja Asal Surabaya Menangkan Lomba Peneliti Belia Tingkat Nasional Elnathan Hamonangan Parasian Manalu. Pelajar kelas X di SMA Negeri 16 Surabaya menunjukkan piagam Lomba Peneliti Belia (LPB) tingkat nasional. (FOTO: Dok. Pribadi)

TIMES JATIM, SURABAYA – Namanya Elnathan Hamonangan Parasian Manalu. Pelajar kelas X di SMA Negeri 16 Surabaya. Baru berusia 15 tahun. Tapi ia sudah melakukan penelitian dan berhasil menjadi pemenang Lomba Peneliti Belia (LPB) tingkat nasional.

Elnathan tertarik meneliti tentang rumah kelahiran Ir. Soekarno atau Bung Karno. Kemudian penelitian tersebut ia ikutkan dalam Lomba Peneliti Belia (LPB) yang diadakan oleh CYS (Center for Young Scientist).

Lomba tersebut diadakan di Universitas Multimedia Nusantara, Jakarta pada 30 November 2023 kemarin dan diikuti oleh sekitar 250 peserta dari berbagai kota di seluruh Indonesia. 

Metodologi penelitian yang ia gunakan yaitu heuristik, kritik, interpretasi, historiografi. Guru pembimbing penelitian ini adalah guru sejarah bernama Muhamad Fikri Nur Rizal.

Latar belakang mengikuti lomba itu berawal dari rasa penasaran. Ia membaca berita pada 6 Mei 2023 silam mengenai Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang meresmikan sebuah rumah kecil di Jalan Pandean IV/40, Peneleh, Surabaya sebagai rumah tempat kelahiran Bung Karno. 

Elnathan lantas mengunjungi rumah tersebut bersama keluarga. Tepat pada Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2023.

SMA-Negeri-16-Surabaya-2.jpgMomen presentasi dalam Lomba Peneliti Belia (LPB) tingkat nasional. (FOTO: Dok. Pribadi)

"Namun ketika saya membagikan foto dan caption tentang rumah tersebut, beberapa anggota keluarga yang berusia 40 tahun ke atas terkejut, sebab selama ini mereka mengetahui kelahiran Bung Karno adalah di Blitar, bukan Surabaya,” kata Elnathan kepada media, Rabu (6/12/2023).

Maka, mulailah ia meneliti akan fakta-fakta sejarah dan menemukan adanya fakta bahwa data pribadi tempat kelahiran Bung Karno dengan sengaja dikaburkan karena alasan politis, ketika era Orde Baru. 

Tempat kelahiran di Blitar ini bukan saja tertulis di buku biografi dan literatur, namun juga di buku pelajaran sekolah yang dikeluarkan oleh kementerian pendidikan. 

Pada pidatonya di Blitar saat memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2015, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa Soekarno lahir di Blitar, Jawa Timur. 

Penulis pidato Presiden Jokowi pada saat itu, akhirnya mengakui kesalahannya. Ia mengatakan, telah menggunakan situs Tropenmuseum.nl yang menyebutkan bahwa Bung Karno lahir di Blitar. Hal ini tercatat beritanya di harian Kompas.

Menurut Elnathan, setiap orang berhak untuk diluruskan kebenaran akan data personalnya, terlebih lagi Bung Karno, seorang bapak pendiri bangsa, seorang proklamator. 

"Meluruskan kesalahan yang telah sangat lama terjadi, adalah salah satu bentuk penghormatan kita terhadap pahlawan bangsa ini," ucapnya.

Tanpa mengurangi rasa hormat pada Wali Kota Eri Cahyadi, dalam penelitiannya, ia mengusulkan agar rumah tersebut diresmikan oleh presiden saat ini yaitu Presiden Jokowi, pada salah satu momen bersejarah. 

Putera tunggal dari Andreas Manalu dan Intan Tetty Siringoringo itu juga menyarankan publikasi yang massif dan efektif melalui berbagai media oleh Pemerintah Kota Surabaya, agar rumah tersebut dapat menjadi destinasi wisata sejarah.

Apalagi Generasi Z berusia di bawah 25 tahun yang saat ini hidup di era post modern, mayoritas kurang peduli akan sejarah yang telah lampau. Mereka menganggap sejarah itu kuno, ketinggalan zaman, dan tidak menarik untuk diteliti.

Beda halnya dengan Elnathan Hamonangan Parasian Manalu, 15 tahun, seorang remaja yang masih berstatus pelajar kelas X di SMA Negeri 16 Surabaya. Ia justru sangat tertarik dengan historis. 

Bahkan ketika penutupan lomba, Ketua CYS, Monika Raharti, Ph.D. mengatakan bahwa para pemenang di tingkat nasional berhak untuk maju ke tingkat internasional di bulan Januari 2024 mendatang. Tentu saja Elnathan Hamonangan Parasian Manalu senang. (*)

Pewarta : Lely Yuana
Editor : Irfan Anshori
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.