https://jatim.times.co.id/
Pendidikan

Siapkan Lahan 9,5 Hektare di Sedati, Pemkab Sidoarjo Bangun Sekolah Rakyat Permanen

Jumat, 06 Februari 2026 - 21:53
Pemkab Sidoarjo Siap Bangun Sekolah Rakyat, Lahan 9,5 Hektare Disiapkan di Sedati Bupati Sidoarjo, H. Subandi saat mendampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf usai acara sosialisasi DTSEN di MPP Sidoarjo. (FOTO: Syaiful Bahri/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, SIDOARJOPemkab Sidoarjo menyatakan kesiapan penuh untuk membangun Sekolah Rakyat (SR) sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan lahan seluas 9,5 hektare yang berlokasi di Desa Buncitan, Kecamatan Sedati.

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, pada tahun 2026 mendatang Pemkab akan lebih dulu membuka Sekolah Rakyat Perintis. Program perintisan ini direncanakan akan mendapat pendampingan langsung dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) sebagai kampus pengawal pelaksanaan Sekolah Rakyat di Sidoarjo.

“Pada 2026 kita buka Sekolah Rakyat perintis dulu. Rencananya Unesa yang mengawal. Bulan Oktober nanti sudah mulai menerima murid baru, sesuai arahan Menteri Sosial,” ujar Bupati Subandi usai mendampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Mall Pelayan Publik (MPP) Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis Pemkab Sidoarjo dalam memastikan anak-anak dari keluarga tidak mampu tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas. Sementara itu, pembangunan Sekolah Rakyat permanen di atas lahan yang telah disiapkan dijadwalkan mulai dilaksanakan pada tahun 2027.

Bupati-Sidoarjo-2.jpg

Subandi juga mengungkapkan bahwa Pemkab Sidoarjo telah mendapatkan arahan langsung untuk segera mengurus kelengkapan administrasi ke Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial. Langkah tersebut dilakukan agar program Sekolah Rakyat di Sidoarjo dapat berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Sidoarjo diminta menjadi percontohan Sekolah Rakyat di Jawa Timur. Karena itu, program ini harus segera diwujudkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mendorong Pemkab Sidoarjo agar segera membuka Sekolah Rakyat Rintisan pada tahun 2026. Ia menilai posisi Sidoarjo sebagai daerah penyangga Ibu Kota Provinsi Jawa Timur, Surabaya, sangat strategis dalam menjangkau masyarakat yang masuk dalam desil 1 dan desil 2 Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Minimal tahun ini di Sidoarjo sudah mulai terlaksana Sekolah Rakyat Rintisan,” kata Gus Ipul.

Ia menambahkan, pendirian Sekolah Rakyat tahap awal dapat memanfaatkan gedung atau aset milik pemerintah daerah sebagai sarana belajar mengajar. Selain itu, pemerintah pusat saat ini juga tengah membangun 100 Sekolah Rakyat permanen di berbagai daerah pada tahun 2026, dengan target penambahan 100 sekolah lagi pada 2027.

“Ke depan, saya berharap pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Sidoarjo bisa masuk dalam kuota pembangunan 100 sekolah pada 2027,” pungkasnya. (d)

Pewarta : Syaiful Bahri
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.