Didukung 30 INORGA, Korina Kartika Sari Maju Pimpin KORMI Kota Surabaya
Korina Kartika Sari resmi maju sebagai calon ketua KORMI Kota Surabaya membawa visi inklusif, digitalisasi, dan didukung 30 INORGA.
Surabaya – Korina Kartika Sari, tokoh perempuan yang aktif di sektor olahraga, kewirausahaan, dan kepemudaan, resmi menyatakan diri maju dalam pencalonan kepengurusan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Surabaya periode mendatang.
Pengurus yang saat ini menjabat sebagai Bendahara KORMI Kota Surabaya (2021–sekarang), membawa visi untuk menjadikan organisasi tersebut sebagai pusat olahraga masyarakat yang inklusif, berprestasi, dan berkelanjutan.
"Dengan pengalaman yang saya miliki di berbagai organisasi olahraga dan latar belakang pendidikan arsitektur dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), saya ingin membawa semangat baru untuk memajukan olahraga masyarakat yang sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas 2045 serta Gerakan Indonesia Aktif yang dicanangkan oleh KORMINAS," ujar Korina dalam siaran pers yang diterima, Minggu (1/3/2026).
Visi dan Misi Strategis
Korina menetapkan visi utama untuk menjadikan KORMI Kota Surabaya sebagai wadah yang mampu mencetak generasi sehat, produktif, dan berkarakter. Untuk mewujudkannya, dirinya merumuskan delapan misi strategis.
Pertama, memperluas akses dan partisipasi olahraga secara inklusif. Kedua, mengembangkan ekosistem olahraga berbasis komunitas (INORGA) dan sport science
Ketiga, membina talenta dan meningkatkan daya saing atlet olahraga masyarakat. Keempat, mempromosikan gaya hidup aktif dan nilai sportivitas. Kelima, membangun kolaborasi dan kemitraan strategis.
Keenam, mengoptimalkan infrastruktur yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Surabaya sebagai sarana olahraga. Ketujuh, menyelaraskan program dengan agenda pembangunan nasional. Kedelapan, menjalankan pengelolaan organisasi secara profesional
"Olahraga masyarakat bukan hanya tentang kebugaran, tapi juga membangun ekosistem sosial yang kuat. Setiap warga Surabaya, dari berbagai latar belakang, harus memiliki akses dan ruang untuk berprestasi melalui olahraga," tegasnya.
"Saya berkeinginan KORMI tidak hanya menjadi wadah, tapi juga rumah bersama bagi seluruh induk organisasi olahraga masyarakat serta komunitas olahraga," imbuhnya.
Lima Program Unggulan Jadi Pembeda
Sebagai calon pemimpin yang sudah didukung sebanyak 30 INORGA, serta dengan latar belakang konstruksi dan pengorganisasian, Korina telah merancang lima program unggulan yang difokuskan pada pendekatan akademisi, digitalisasi, dan kajian teknis.
Antara lain, meliputi pemetaan dan pengembangan INORGA berbasis data. Korina memastikan akan melakukan pemetaan menyeluruh terhadap seluruh INORGA di Surabaya beserta analisis kebutuhan sarana dan potensi penggiat sebagai dasar kebijakan.
Selanjutnya, adalah melakukan kajian teknis bersama akademisi. Ia siap berkolaborasi dengan kalangan akademisi untuk menyusun kajian terkait kenaikan nilai penghargaan dan pengembangan Training Centre (TC), termasuk analisis sebaran potensi penggiat.
Kemudian, digitalisasi administrasi KORMI. Korina menyatakan bakal mengubah seluruh sistem administrasi menjadi digital untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas laporan organisasi serta keuangan.
Berikutnya, melakukan kolaborasi lintas sektor. Korina akan membangun kerja sama dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta pelaku usaha untuk mendukung pembinaan penggiat, pelatihan SDM, dan penyediaan sarana prasarana.
Dan kelima, yaitu penguatan regenerasi dan pembinaan atlet muda. Korina berupaya menciptakan sistem regenerasi atlet berkelanjutan melalui pendekatan sekolah dan komunitas, dengan program pelatihan dan sosialisasi untuk meningkatkan kualitas SDM penggiat olahraga.
Rekam Jejak Kuat Berorganisasi
Diketahui, Korina memiliki latar belakang mentereng dalam bidang organisasi. Selain menjabat sebagai Bendahara KORMI Surabaya, Korina juga aktif di berbagai kepengurusan lainnya.
Antara lain, Bendahara FORSPEK Jatim (2023–2027), Bendahara PORTINA Kota Surabaya (2025–2029), Bendahara Jiwa Muda Nusantara (2025–sekarang), anggota Srikandi Organisasi Kepemudaan Wanita (2024–sekarang), serta anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bidang Infrastruktur (2025–sekarang).
Berbekal kombinasi pengalaman organisasi, semangat kewirausahaan, dan pendekatan akademis, ia optimistis dapat membawa KORMI Surabaya menjadi lebih progresif.
"Sebanyak 80 persen pengurus KORMI berasal dari INORGA, sehingga kita bisa memaksimalkan kreativitas dan ide dari komunitas untuk kemajuan bersama," ujar Korina.
Diketahui, dari 80 persen pengurus KORMI yang berasal dari INORGA, sebanyak 50 persennya sebagai pemilik hak suara telah memberikan surat dukungan kepada Korina.
Ke depan, Korina optimis mampu menjadikan KORMI lebih bergairah dan berwarna dengan semangat Sportivitas sesuai dengan tujuan dari semua INORGA. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



