WTI Jadi Senjata Pemkot Malang Tekan Harga Pangan: BBM Aman, Warga Jangan Terpancing
TIMES Jatim/Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat mengecek ketersediaan stok pangan dan BBM. (Foto: Rizky/TIMES Indonesia)

WTI Jadi Senjata Pemkot Malang Tekan Harga Pangan: BBM Aman, Warga Jangan Terpancing

Pemkot Malang memastikan ketersediaan bahan pokok, beras, hingga bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

TIMES Jatim,Rabu 11 Maret 2026, 14:21 WIB
151
R
Rizky Kurniawan Pratama

MALANGPemkot Malang memastikan ketersediaan bahan pokok, beras, hingga bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Masyarakat pun diminta tidak terpancing isu global seperti konflik saat ini antara AS-Iran yang berpotensi memicu kekhawatiran berlebihan hingga panic buying.

Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, usai melakukan pemantauan langsung bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) ke sejumlah titik distribusi kebutuhan masyarakat. Pemantauan dilakukan mulai dari Pasar Sawojajar, pusat perbelanjaan modern, distributor bahan pokok, Perum Bulog, hingga depo Pertamina.

Menurut Wahyu, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan stok kebutuhan pokok masyarakat masih dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan lancar.

“Yang penting saya mohon kepada semua pihak ikut menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa tidak ada isu yang perlu membuat panic buying. Kami sudah keliling mulai pasar, distributor, Bulog sampai Pertamina dan dipastikan ketersediaan BBM, LPG, serta bahan pokok penting semuanya aman,” ujar Wahyu, Rabu (11/3/2026).

Ia mengungkapkan, isu mengenai potensi kelangkaan BBM yang sempat beredar di masyarakat tidak benar. Jika pun terjadi kekosongan di beberapa titik, hal tersebut hanya bersifat sementara karena proses penggantian stok distribusi.

“Kalau ada yang kosong itu hanya proses penggantian saja. Bahkan sebelum 20 hari biasanya sudah terisi kembali. Jadi tidak sampai terjadi kelangkaan BBM,” ungkapnya.

Stok Beras Aman Hingga 10 Bulan

article

Selain BBM, Pemkot Malang juga memastikan ketersediaan beras dalam kondisi sangat aman. Berdasarkan informasi dari Perum Bulog, stok beras diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga lebih dari 10 bulan ke depan.

Wahyu menjelaskan, perbedaan ketersediaan beras di pasar lebih dipengaruhi oleh preferensi konsumen terhadap merek tertentu, bukan karena kelangkaan stok.

“Kalau di Pasar Sawojajar itu karena daerahnya banyak perumahan, masyarakat biasanya mencari merek tertentu. Kalau merek itu tidak ada, mereka akan mencari merek lain. Tapi secara stok sebenarnya tersedia,” jelasnya.

Harga beras premium di pasaran saat ini juga masih relatif stabil, berkisar antara Rp72 ribu hingga Rp76 ribu per kemasan.

Pemerintah juga menyiapkan berbagai skema stabilisasi seperti penyaluran beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta bantuan pangan kepada masyarakat.

“Dari Bulog juga sudah siap menyalurkan SPHP dan bantuan pangan beras. Jadi stok benar-benar aman,” imbuhnya.

Cabai Jadi Pemicu Inflasi

Meski sebagian besar bahan pokok stabil, Pemkot Malang mencatat lonjakan harga masih terjadi pada komoditas cabai. Di Pasar Sawojajar, harga cabai bahkan sempat menyentuh Rp120 ribu per kilogram.

Menurut Wahyu, kenaikan tersebut dipicu faktor cuaca yang mempengaruhi produksi di tingkat petani.

“Kalau kita lihat dari hulunya, harga cabai dari petani sudah cukup tinggi karena faktor cuaca. Hujan membuat produksi berkurang sehingga pasokan terbatas,” tuturnya.

Saat ditelusuri oleh TPID hingga tingkat petani, harga cabai di daerah produksi sebenarnya berkisar sekitar Rp80 ribu per kilogram. Namun harga tersebut meningkat saat masuk ke pasar induk hingga ke pedagang pasar.

“Dari petani ke pasar induk ada kenaikan, lalu ke pedagang di pasar juga naik lagi. Ini yang nanti akan kami evaluasi bersama TPID,” jelasnya.

Warung Tekan Inflasi Disiapkan

Untuk menahan lonjakan harga komoditas tertentu, Pemkot Malang menyiapkan strategi cepat melalui program Warung Tekan Inflasi (WTI). Program ini memungkinkan pemerintah melakukan intervensi harga secara langsung di pasar.

Melalui WTI, Pemkot Malang dapat membeli komoditas dari daerah lain dengan harga lebih murah melalui skema Kerja Sama Antar Daerah (KAD), lalu menjualnya kembali ke masyarakat dengan harga terjangkau.

“Kita akan lihat daerah mana yang harga cabainya lebih murah. Kita beli di sana lalu kita jual di Warung Tekan Inflasi agar harga di pasar bisa ikut turun,” terangnya.

Langkah ini dinilai efektif karena langsung menyasar harga di tingkat konsumen.

Wahyu menambahkan, pembukaan WTI masih sangat memungkinkan dilakukan menjelang Lebaran jika harga cabai tidak kunjung stabil.

“Seperti tahun lalu, beberapa hari menjelang Lebaran kita buka Warung Tekan Inflasi dan harga bisa langsung turun sesuai harapan,” katanya.

Pertamina Siap Tambah Pasokan Saat Lebaran

article

Sementara itu, dari sisi energi, Pertamina memastikan pasokan BBM dan LPG dalam kondisi aman, bahkan telah menyiapkan skenario tambahan distribusi selama masa libur panjang Nyepi dan Idulfitri.

Jika terjadi lonjakan konsumsi, Pertamina juga siap melakukan suplai tambahan, termasuk menggunakan armada khusus untuk menjaga distribusi tetap lancar.

“Pertamina sudah menyampaikan bahwa stok aman. Kalau ada lonjakan permintaan saat Idulfitri, mereka siap menambah suplai,” ungkapnya.

Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, Pemkot Malang memastikan kondisi ekonomi dan pasokan kebutuhan pokok menjelang Lebaran tetap terkendali.

Wahyu pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada isu-isu yang belum jelas kebenarannya, terutama yang dikaitkan dengan situasi global seperti konflik internasional.

“Kami ingin meyakinkan masyarakat Kota Malang bahwa menghadapi Idulfitri semuanya aman. Ketersediaan BBM aman, bahan pokok tersedia, dan harga yang naik akan kami intervensi,” ucapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rizky Kurniawan Pratama
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.