Pemkot Probolinggo Siap Beralih, Salurkan Bantuan lewat Sistem Digital
TIMES Jatim/Wali Kota Probolinggo saat memberikan sambutan dalam penyerahan BLT DBHCHT. (FOTO: Humas Pemkot Probolinggo For TIMES Indonesia)

Pemkot Probolinggo Siap Beralih, Salurkan Bantuan lewat Sistem Digital

TIMES Jatim,Kamis 12 Maret 2026, 23:28 WIB
306
S
Sri Hartini

TIMESINDONESIARibuan warga dari lima kecamatan tampak antusias mengikuti prosesi penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di GOR Kedopok, Kamis (12/3/2026). Di balik keramaian itu, ada perubahan besar yang tengah disiapkan pemkot Probolinggo, yakni penyaluran manual akan berganti ke sistem digital.

Pemerintah Kota Probolinggo menargetkan transformasi digital dalam penyaluran bansos melalui Kartu Amanah, sebuah kartu multifungsi yang akan mengintegrasikan berbagai jenis bantuan sosial dalam satu genggaman. 

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengungkapkan bahwa ke depan penyaluran bantuan akan dilakukan melalui sistem kartu bekerja sama dengan Bank Jatim.

"Ini adalah langkah maju kita. Dengan sistem kartu, penyaluran bantuan bisa dipantau secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan program pemerintah lainnya. Bapak Ibu tidak perlu lagi antre panjang seperti ini, cukup dengan kartu, bantuan bisa diakses di ATM atau agen bank terdekat," ujar Aminuddin di hadapan para penerima manfaat.

Kartu Amanah bukan sekadar kartu biasa. Hasil kerja sama Dinas Sosial PPPA dengan Bank Jatim Cabang Probolinggo ini dirancang sebagai kartu ATM Co-Branding yang memadukan identitas penerima manfaat dengan akses layanan perbankan modern . 

Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari sebelumnya menegaskan bahwa kartu ini bertujuan menjamin distribusi bantuan yang lebih cepat, tepat sasaran, dan bebas penyimpangan.

Kepala Dinas Sosial P3A Kota Probolinggo Madihah menjelaskan bahwa penyaluran BLT DBHCHT tahun 2026 menyasar 2.729 orang, terdiri dari buruh pabrik, buruh tani, dan masyarakat kelompok desil 1 sampai 3. 

Jika dirinci berdasarkan wilayah, penerima terbanyak dari Kecamatan Kanigaran sebanyak 664 orang, disusul Mayangan 598 orang, Kademangan 550 orang, Kedopok 483 orang, dan Wonoasih 434 orang.

Selain BLT, pada kesempatan yang sama juga disalurkan bantuan sembako 136 paket, alat usaha 18 paket, bantuan bagi PMKS 23 paket, alat bantu difabel 4 paket, serta bantuan anak yatim 8 paket.

Namun dengan sistem baru nanti, tak perlu lagi membawa uang tunai dalam jumlah besar. Cukup dengan kartu, mereka bisa bertransaksi dengan aman. 

Kepala Dinas Sosial PPPA sebelumnya menyampaikan bahwa Kartu Amanah akan mengintegrasikan berbagai jenis bansos dari dinas-dinas terkait, mulai dari bantuan pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan pokok .

Wali Kota Aminuddin menambahkan bahwa penanganan kemiskinan menjadi prioritas pemerintah daerah. Ia mengungkapkan angka kemiskinan di Kota Probolinggo saat ini telah turun 0,69 persen. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Sri Hartini
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.