Kadin: Pemkot Batu Tak Perlu Gengsi Gandeng Pengusaha
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batu menilai pemerintah daerah perlu memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
BATU – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batu menilai pemerintah daerah perlu memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ketua Kadin Kota Batu, Endro Wahyu Wijoyono mengatakan, kondisi ekonomi nasional saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari fluktuasi harga komoditas hingga ketidakpastian ekonomi global. Meski demikian, ia menilai Indonesia masih memiliki potensi pertumbuhan yang cukup kuat.
"Pemerintah harus mampu memanfaatkan kolaborasi dengan dunia usaha. Saran kami Pemkot Batu jangan jaim. Harus mau menggandeng para pengusaha," katanya, Jumat (13/3/2026).
Pasalnya pengusaha merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun perekonomian daerah. Ia menilai Kota Batu memiliki potensi besar, terutama di sektor pariwisata, agrowisata, serta UMKM.
"Kota Batu memiliki alam yang indah, udara sejuk, serta potensi wisata yang kuat. Jika dikelola bersama antara pemerintah dan pelaku usaha, potensi itu bisa melesat," kata Abah Hendro sapaanya.
Menurutnya, pemimpin daerah juga harus lebih aktif turun ke masyarakat untuk memahami kebutuhan riil di lapangan. Sebab, kepala daerah tidak cukup hanya memimpin dari balik meja.
"Jadi dia harus hadir di tengah masyarakat, menyapa di pasar, masuk ke desa, dan mendengarkan langsung suara warga," harapnya.
Selain itu, pelaku usaha memiliki pengalaman langsung menghadapi dinamika sektor pariwisata, perdagangan, hingga UMKM sehingga ide yang dihasilkan cenderung lebih realistis. Kadin ingin pemerintah mampu menjembatani ide-ide kreatif pengusaha dengan regulasi yang tepat.
"Sehingga mampu mendorong perkembangan sektor pariwisata, desa wisata, serta digitalisasi UMKM. Kolaborasi ini akan mempercepat kemajuan daerah. Pariwisata kuat, UMKM naik kelas, dan ekonomi masyarakat bergerak," tuturnya.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


