Antisipasi Lonjakan DBD, Fraksi PDIP DPRD Jatim Intruksikan Kader Turun ke Lapangan
TIMES Jatim/Wakil Ketua DPRD Jatim sekaligus Penasehat Fraksi PDIP DPRD Jatim Deni Wicaksono. (Foto: Dok. DPRD Jatim)

Antisipasi Lonjakan DBD, Fraksi PDIP DPRD Jatim Intruksikan Kader Turun ke Lapangan

Fraksi PDIP DPRD Jatim instruksikan seluruh kader dan kepala daerah bergerak cegah wabah DBD di Jawa Timur melalui gerakan PSN 3M Plus dan koordinasi kesehatan.

TIMES Jatim,Senin 9 Februari 2026, 18:24 WIB
4.4K
L
Lely Yuana

SURABAYAFraksi PDIP DPRD Jatim segera menjalankan intruksi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur untuk bergerak aktif bersama kader mencegah potensi wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah masing-masing.

Aksi ini dilakukan menyusul meningkatnya kasus DBD di sejumlah daerah di Jawa Timur, sekaligus menegaskan komitmen PDI Perjuangan agar tidak sekadar hadir secara simbolik, tetapi juga turun langsung menyentuh persoalan rakyat.

Penasehat Fraksi PDIP DPRD Jatim Deni Wicaksono mengatakan, intruksi kewaspadaan dan gerakan pencegahan DBD itu tertuang dalam Surat DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Nomor 014/IN/DPD/II/2026 tertanggal 5 Februari 2026, yabg ditandatangani langsung ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jatim M.H. Said Abdullah. 

Menurut Deni, instruksi tersebut harus diterjemahkan dalam langkah konkret di lapangan, bukan sekadar seruan administratif.

Tidak hanya anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim saja, tetapi juga semua struktural partai. Mulai DPC, PAC, ranting, anak ranting, anggota Fraksi PDIP DPRD kabupaten/kota, kepala daerah dan wakil kepala daerah, hingga seluruh kader partai.

“Ini bukan sekadar imbauan. Seluruh kader PDI Perjuangan wajib meningkatkan kewaspadaan dan mengambil peran aktif dalam pencegahan DBD. Termasuk semua anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim. Partai harus hadir ketika rakyat menghadapi ancaman kesehatan,” tegas Deni di Surabaya, Senin (9/2/2026).

Dalam instruksi tersebut, lanjut Wakil Ketua DPRD Jatim ini, DPD PDIP Jatim memerintahkan kader untuk melakukan pemantauan aktif kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat, memperkuat koordinasi dengan tenaga kesehatan, Puskesmas dan rumah sakit, serta menggerakkan masyarakat melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus secara berkelanjutan.

Selain itu, anggota fraksi bersama kader di wilayah daerah pemilihannnya (Dapil), juga diminta mendorong pelaksanaan fogging di wilayah rawan DBD, dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi kesehatan terkait, serta melakukan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pola hidup bersih dan sehat.

Deni yang juga Sekertaris DPD PDIP Jatim mengatakan, pihaknya akan mewajibkan seluruh anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim, melaporkan setiap kegiatan dan perkembangan di lapangan secara berjenjang sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut organisasi.

“Kesehatan rakyat adalah prioritas. Kader tidak boleh menunggu situasi memburuk baru bergerak. Pencegahan harus dilakukan sejak dini,” tegas Deni. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Lely Yuana
|
Editor:Tim Redaksi