Pasien Covid-19 di RS Lapangan Indrapura Surabaya Tinggal 40 Orang
TIMES Jatim/Kepala RSLI Kota Surabaya, Laksma dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, Kamis (8/4/2021). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

Pasien Covid-19 di RS Lapangan Indrapura Surabaya Tinggal 40 Orang

Pasien Covid-19 di RS Lapangan Indrapura (RSLI) Kota Surabaya hanya tinggal 40 orang saja. Artinya, hanya mengisi 10 persen dari kapasitas Bed Occupancy Rate (BOR) yang ada.

TIMES Jatim,Kamis 8 April 2021, 15:03 WIB
24.6K
L
Lely Yuana

SURABAYAPasien Covid-19 di RS Lapangan Indrapura (RSLI) Kota Surabaya hanya tinggal 40 orang saja. Artinya, hanya mengisi 10 persen dari kapasitas Bed Occupancy Rate (BOR) yang ada.

Kendati begitu, bukan berarti relawan maupun tenaga kesehatan (nakes) menurunkan tingkat kewaspadaan. Begitupun juga dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dibutuhkan.

article

Kepala RSLI Kota Surabaya, Laksma dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengatakan, pihaknya tetap konsisten. RSLI Kota Surabaya menegaskan tidak akan menurunkan kekuatan dan bersiap mengantisipasi apabila terjadi lonjakan.

"Karena, jumlah personel kita memang tetap dan tidak takut dengan terjadinya lonjakan. Tapi, itu tidak kami harapkan, kita siap siaga untuk menghadapi segala libur panjang ini kemarin. Habis ini juga di bulan Ramadhan, dilanjutkan libur panjang, kita tetap (waspada)," kata Nalendra kepada awak media, Kamis (8/4/2021).

Kendati demikian, Nalendra ingin masyarakat tetap meningkatkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Ia juga berharap, virus varian baru di luar negeri tak masuk ke Indonesia dan menyebabkan kekhawatiran di masyarakat.

"Tetapi kuncinya ada pada masyarakat, bila masyarakat seperti yang ada di Jawa Timur (Jatim) benar-benar mengerti betapa pentingnya prokes, rasanya kita tertolong. Tetap optimis untuk tidak terjadi seperti di luar negeri ada gelombang ketiga," tutur dia.

Nalendra menegaskan, pihaknya tetap fokus dan siaga bila suatu saat nanti terjadi lonjakan pasien.

RSLI juga selalu siaga pada pertolongan pertama dengan menyiagakan oksigenasi pada pasien yang mengalami saturasi (kekurangan oksigen) rendah sewaktu-waktu, baik dalam skala ringan, sedang, hingga berat sekalipun.

article

"Tempat tidur sudah maksimal dan kita siapkan sampai 400an. Kemarin lonjakannya hanya 350 dan tidak sampai 400, itu sudah kita siapkan," jelasnya. 

"Pengalaman kemarin, harus terapi oksigen, sekarang kita sudah ada oksigen sentral sehingga kita tidak takut lagi untuk menghadapi kasus-kasus yang sedang dan berat. Hampir 10 persen, jumlahnya kemarin hanya 40 orang dan ini yang menyebabkan kita luar biasa dan rasanya Jatim landai," ujar Penanggung Jawab RS Lapangan Indrapura Kota Surabaya itu. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Lely Yuana
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.