Gunung Semeru Keluarkan 11 Kali Letusan, Warga Dilarang Mendekat
TIMES Jatim/lustrasi. Gunung Semeru kembali erupsi dengan tinggi letusan capai 1.200 meter di atas puncak pada Minggu (15/3/2026) pagi. (Foto: antara)

Gunung Semeru Keluarkan 11 Kali Letusan, Warga Dilarang Mendekat

Gunung Semeru di Jawa Timur tercatat mengalami 11 kali erupsi pada Minggu (15/3/2026) pagi. Tinggi kolom letusan mencapai 1.200 meter dengan status aktivitas vulkanik Level III (Siaga).

TIMES Jatim,Minggu 15 Maret 2026, 09:53 WIB
576
A
Antara

LumajangAktivitas vulkanik Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali meningkat. Pada Minggu (15/3/2026) pagi, gunung tertinggi di Pulau Jawa ini tercatat mengalami erupsi sebanyak 11 kali dengan tinggi kolom letusan mencapai 1.200 meter di atas puncak.

Rangkaian erupsi dimulai sejak dini hari, tepatnya pukul 00.20 WIB. Meski pada letusan pertama visual tidak teramati, aktivitas terus berlanjut hingga puncaknya terjadi pada pukul 05.47 WIB.

"Terjadi erupsi pukul 05.47 WIB dengan tinggi kolom letusan mencapai 1.200 meter di atas puncak atau 4.876 meter di atas permukaan laut (mdpl)," jelas Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, dalam laporan tertulisnya.

Berdasarkan pengamatan, kolom abu tampak berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang yang bergerak ke arah selatan. Rentetan letusan ini ditutup oleh erupsi ke-11 pada pukul 06.32 WIB, di mana kolom abu teramati setinggi 1.000 meter di atas puncak (4.676 mdpl) dengan intensitas tebal mengarah ke timur dan tenggara.

"Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 133 detik," tambah Liswanto.

Rekomendasi Keamanan Level III (Siaga)

Mengingat status Gunung Semeru saat ini berada pada Level III (Siaga), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah larangan ketat bagi masyarakat dan wisatawan:

  • Sektor Tenggara: Dilarang melakukan aktivitas apapun di sepanjang Besuk Kobokan hingga sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi.

  • Sempadan Sungai: Di luar jarak 13 km tersebut, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer.

  • Radius Puncak: Larangan beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak karena rawan bahaya lontaran batu pijar.

Waspada Potensi Lahar dan Awan Panas

Pihak berwenang juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi awan panas guguran, guguran lava, dan aliran lahar di sepanjang lembah sungai yang berhulu di puncak Semeru.

"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," tegasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.