TIMES JATIM, JEMBER –
Sebuah minibus mengalami kecelakaan tunggal di jalur Tanggul - Kencong, tepatnya di Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Kamis (1/1/2026) siang.
Insiden tersebut menyebabkan tiga orang tewas di lokasi kejadian.
Kecelakaan bermula saat sebuah kendaraan minibus merk Wuling dengan nomor polisi B 2313 PFP melaju dari arah utara.
Kendaraan tersebut diketahui membawa rombongan wisatawan asal wilayah Menanggal, Kabupaten Lumajang, yang baru saja menghabiskan waktu libur tahun baru di objek wisata Gunung Gambir.
Sekitar pukul 14.00 WIB, saat melintasi Jalan Raya Tanggul-Kencong, kendaraan diduga kehilangan kendali.
Menurut keterangan saksi mata, mobil sempat oleng sebelum akhirnya menghantam tepian jalan dan terbalik dengan posisi roda berada di atas.
Benturan yang keras menyebabkan kerusakan parah pada badan kendaraan dan mengakibatkan sejumlah penumpang terjepit di dalam kabin.
Kepala Dusun Krajan Desa Wringinagung, Imron, menyatakan bahwa dirinya segera menuju lokasi setelah menerima laporan darurat dari warga sekitar.
Situasi di tempat kejadian perkara (TKP) digambarkan sangat mencekam dengan kepanikan penumpang yang selamat.
"Begitu saya sampai, kondisi mobil sudah terbalik. Warga secara spontan bergotong-royong mencoba membalikkan posisi kendaraan karena ada beberapa korban yang terjepit dan membutuhkan pertolongan segera," ujar Imron.
Sembari mengevakuasi korban, warga lainnya segera menghubungi aparat Polsek Jombang untuk penanganan lebih lanjut.
Pihak kepolisian dari Polsek Jombang yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengamankan arus lalu lintas.
Berdasarkan pemeriksaan awal, kendaraan tersebut ditemukan dalam kondisi kelebihan muatan (overload).
Aipda Mansyur, PS Kanit Binmas Polsek Jombang, mengonfirmasi bahwa minibus tersebut mengangkut total 10 orang penumpang, yang terdiri dari delapan orang dewasa dan dua anak-anak.
"Hasil identifikasi sementara menunjukkan ada tiga korban jiwa di lokasi kejadian, yakni dua orang dewasa dan satu orang anak-anak. Sementara penumpang lainnya mengalami luka-luka dan syok berat," jelas Mansyur.
Ia menambahkan bahwa petugas di lapangan sempat mengalami kendala saat meminta keterangan dari korban selamat karena kondisi psikologis mereka yang masih terguncang hebat.
"Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka, telah dievakuasi ke Puskesmas Tanggul untuk mendapatkan penanganan medis dan proses identifikasi lebih lanjut," imbuhnya.
Kepolisian kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat yang sedang menjalani masa libur tahun baru agar selalu memperhatikan kapasitas maksimal kendaraan dan memastikan kondisi fisik pengemudi dalam keadaan prima.
Jalanan yang padat serta faktor kelelahan setelah berwisata menjadi risiko tinggi terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Pihak kepolisian saat ini masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, apakah murni akibat faktor kelebihan muatan, kegagalan mekanis pada kendaraan, atau faktor kelalaian pengemudi (human error). (*)
| Pewarta | : M Abdul Basid |
| Editor | : Dody Bayu Prasetyo |