https://jatim.times.co.id/
Berita

Buntut Perusakan Imbas Konflik di SMK Turen, DPRD Kabupaten Malang Tekankan Hak Siswa

Minggu, 04 Januari 2026 - 18:54
Buntut Perusakan Imbas Konflik di SMK Turen, DPRD Kabupaten Malang Tekankan Hak Siswa Rapat dengar pendapat umum terkait konflik pengelolaan SMK Turen di DPRD Kabupaten Malang, dipimpin Ketua Komisi I DPRD, Amarta Faza (Foto: Amin/TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, MALANGDPRD Kabupaten Malang turun tangan memberikan atensinya terhadap keresahan masyarakat menyusul kejadian konflik di SMK Turen yang sempat viral.

Atas permintaan pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Waskito Turen (YPTWT) selaku pemohon, Komisi I dan IV DPRD Kabupaten Malang menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) untuk penyelesaian dinamika yang terjadi di lingkungan SMK Turen kemarin.

Dalam RDPU tersebut membahas laporan peristiwa yang berdampak pada keamanan sekolah, serta potensi gangguan terhadap keberlangsungan belajar mengajar peserta didik.

Komisi I menekankan kepada semua pihak yang bersengketa, terhadap pentingnya menjaga agar aktivitas pendidikan tetap berjalan aman, tertib, dan kondusif bagi siswa serta tenaga pendidik.

"Perlindungan hak pendidikan dan kesempatan pendidikan menjadi perhatian utama. Proses belajar mengajar harus terlindungi dari potensi gangguan apa pun. Lingkungan sekolah harus tetap aman dan kondusif, agar hak siswa dan guru dapat terpenuhi dan tidak terkorbankan,” tandas Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza, Minggu (4/1/2026).

Komisi I juga berharap OPD terkait, baik Dinas Pendidikan Jawa Timur, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, serta Muspika setempat, dapat melakukan pembinaan dan pengawalan, agar situasi di lingkungan sekolah tetap terkendali.

Komisi I juga mendorong kepolisian untuk membantu menjaga keamanan di area pendidikan, guna mencegah hal-hal yang dapat mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Rapat-dengar-konflik-SMK-Turen.jpg

Amarta Faza mengimbau para pihak yang tengah berkonflik agar sama-sama menahan diri agar tidak memperumit penyelesaian.

"Silakan kedepankan penyelesaian melalui mekanisme hukum yang berlaku. Juga, tidak membawa dinamika konflik ke dalam lingkungan pendidikan," kata pria yang juga Ketua Fraksi NasDem ini.

Hasil RDPU ini, kata Faza, selanjutnya akan diteruskan kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

Konflik Memanas, Pagar SMK Turen Dirohohkan

Konflik internal pengelolaan SMK Turen diketahui berlangsung sudah bertahun-tahun, dan kembali memanas setelah aksi sejumlah massa yang berujung perusakan pagar sekolah, pada Minggu (28/12/2025) lewat dini hari.

Kejadian ini juga sudah masuk dalam Laporan polisi ke Polres Malang, beberapa saat sesudah perusakan, tertanggal 28 Desember 2025 lalu.

Kejadian ini sempat viral di media sosial. Rekaman video CCTV yang beredar menunjukkan kericuhan di lingkungan sekolah, yang kemudian dikonfirmasi pihak Yayasan Pendidikan Teknologi Turen (YPTT). 

Dalam konflik ini, lembaga dan aset sekolah secara sah diakui milik pihak YPTT, meski selama ini dikuasai oleh Yayasan Pendidikan Teknologi Waskito Turen (YPTWT).

Merespons polemik tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok menyatakan, viralnya peristiwa pagar sekolah roboh akibat ditabrak truk dan dugaan pendudukan menimbulkan citra buruk bagi Kabupaten Malang. 

Zulham menegaskan, wakil rakyat tidak boleh berdiam diri ketika konflik internal yayasan menjadi konsumsi publik. “Konflik pengelolaan SMK Turen harus segera diselesaikan melalui jalur hukum agar tidak mengorbankan hak murid untuk belajar,” tandasnya.

Menurut Zulham, anak-anak datang ke sekolah untuk menuntut ilmu, bukan menanggung dampak dari konflik orang dewasa. Karena itu, ia mendorong penyelesaian melalui dialog, musyawarah, dan jalur hukum. (*)

Pewarta : Khoirul Amin
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.