TIMES JATIM, KEDIRI – Persik Kediri memaksa sang tamu, Persib Bandung untuk berbagi poin dalam laga lanjutan Super League 2025/2026 pekan ke 16. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Senin, (05/01/2026) malam tersebut, kedua tim bermain imbang 1-1.
"Ini adalah hasil yang baik saat menghadapi Persib Bandung. Para pemain memainkan permainan yang luar biasa, dengan usaha yang luar biasa. Mereka seharusnya pantans menang. Tapi 1 poin saat menghadapi Persib adalah hasil yang baik," ujar pelatih Persik Kediri Marcos Reina.
Di babak pertama, Persik Kediri yang mengkombinasikan umpan pendek dan penguasaan bola mampu meredam ancaman yang ditebar para pemain Maung Bandung, julukan Persib Kediri. Lini belakang Persik yang lebih tenang dan rapi, beberapa kali membuat serangan Persib terhenti di tengah jalan.
Pertandingan Persik Kediri vs Persib Bandung (FOTO: dok Persik Kediri)
Tidak hanya itu, permainan apik kiper Persik Kediri Leo Navacchio, membuat gawang Persik aman meski beberapa kali Thom Haye dan Beckham Putra sempat melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang cukup mengancam. Skor tanpa gol menutup babak pertama.
Di babak kedua, tim tamu belum mengurangi tekanan mereka sementara tuan rumah tak diam begitu saja. Di awal babak kedua, Persik menarik keluar Syahrian Abimanyu dan Wigi Pratama dan memasukkan Supriadi serta Bayu Otto untuk memperkuat lini tengah. Di babak kedua ini, Persik Kediri kecolongan. Pergerakan Saddil Ramdani, yang memanfaatkan assist dari Berguinho, tidak terjaga. Sedikit sentuhan dari pemain yang masuk sebagai pemain pengganti tersebut memaksa Leo Navacchio memungut bola dari gawang sendiri. Skor 0-1 untuk Persib Bandung di menit 68.
Meski tertinggal Persik Kediri tidak menyerah. Pergerakan Supriadi yang menusuk masuk area penalti tim tamu, berakhir saat berhadapan dengan Patricio Matricardi. Supriadi terjatuh setelah terkena kaki Patricio Matricardi, namun wasit enggan menganggapnya sebagai pelanggaran dan tidak memberikan penalti untuk Persik Kediri.
Di menit 81, Persik Kediri unggul jumlah pemain setelah Saddil Ramdani mendapat kartu kuning kedua. Menang jumlah pemain, Persik Kediri berusaha terus mengejar ketertinggalan mereka. Namun sampai 90 menit waktu normal keunggulan Persib masih terjaga. Keadaan berubah di masa injury time.
Berawal dari sepak pojok, bola berhasil dihalau kiper Persib Bandung. Namun bola muntah berhasil diamankan Supriadi - yang kemudian melepaskan tembakan ke arah gawang.
Di depan gawang Persib, tandukan M Firli membuat laju bola berbelok dan mengecoh kiper Persib Bandung. Skor berubah menjadi 1-1 di penghujung pertandingan, memaksa Persib Bandung harus puas membawa pulang satu angka.
Hasil ini, menurut Marcos Reina sekaligus mendorong moral dan mentalitas para pemain Persik Kediri untuk menghadapi laga pekan depan menghadapi Arema.
"Kami menghadapi salah satu tim terbaik di Liga, bisa memainkan gameplay yang ingin dimainkan dan hampir mendekati kemenangan, secara mental ini akan menjadi dorongan. Kami akan berusaha untuk terus bermain dengan baik, dan tentu saja kami mengincar kemenangan saat menghadapi Arema," pungkasnya. (*)
| Pewarta | : Yobby Lonard Antama Putra |
| Editor | : Imadudin Muhammad |