TIMES Jatim/Fun Battle V60 menjadi bagian acara Festival Kopi Nusantara II Lereng Kawi 2024 di Desa Jambuwer, Kromengan, Malang, Sabtu (7/12/2024). (FOTO: Wahyu Nurdiyanto/TIMES Indonesia)

Kabupaten Malang kembali menjadi tuan rumah pesta kopi melalui Festival Kopi Nusantara II Lereng Gunung Kawi 2024, yang digelar di Wisata Desa Rumah Limasan, Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan, Sabtu, (7/12/2024).

TIMES Jatim,Sabtu 7 Desember 2024, 17:14 WIB
34.5K
K
Khoirul Amin

MALANGKabupaten Malang kembali menjadi tuan rumah pesta kopi melalui Festival Kopi Nusantara II Lereng Gunung Kawi 2024, yang digelar di Wisata Desa Rumah Limasan, Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan, Sabtu, (7/12/2024).

Acara ini menjadi ajang berkumpulnya petani kopi, pelaku usaha kafe, akademisi, hingga pencinta kopi dari berbagai daerah untuk merayakan kekayaan kopi Nusantara.

article

Ketua panitia, Muhammad Imron, menjelaskan bahwa festival ini bukan hanya sekadar promosi produk kopi, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya kopi lokal.

“Kami ingin membawa kopi Malang ke tingkat pengakuan yang lebih luas, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional,” ujarnya. "Selain itu, ingin menata tata kelola ekosistem kopi di Malang."

article

Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan menarik, di antaranya:

  • Sarasehan Cerita Kopi, diskusi mendalam tentang sejarah kopi Malang dan Nusantara bersama narasumber seperti Rurid Rudianto (petani dan peneliti kopi), M. Nuruddin (Sekjen Aliansi Petani Indonesia).
  • Jelajah Kopi, tur ke Kebun Bangelan, kebun kopi heritage milik PTPN XII di lereng Gunung Kawi. Peserta dapat melihat langsung proses budidaya kopi di salah satu petak kopi Robusta tertua di Indonesia.
  • Lomba Foto Cerita Kopi, dengan pembekalan dari Yusuf Muntaha, praktisi film dan fotografi dari Mooifilm, yang memamerkan karya terbaik peserta pada puncak acara.
  • Coffee Market, menghadirkan stand UMKM kopi dari Malang dan daerah lainnya, dengan berbagai varian kopi terbaik untuk dicicipi.
  • Fun Battle V60, kompetisi menyeduh kopi secara manual yang menambah keseruan.
  • Cupping Kopi, aktivitas menganalisis kualitas kopi melalui pencicipan dan penghirupan aroma.

Mengangkat Budaya Lokal

Tak hanya soal kopi, festival ini juga menyuguhkan Pentas Alam Wayang Topeng Panji, pameran seni tradisional yang memperkaya suasana acara. Selain itu, terdapat Galeri Foto Cerita Kopi yang mengabadikan ragam hal terkait kopi disekitar lokasi acara.

Misi Besar Festival

Menurut Muhammad Imron, acara ini bertujuan untuk memperkuat posisi Kabupaten Malang sebagai salah satu daerah penghasil kopi berkualitas di Indonesia. "Kami berharap festival ini menjadi magnet bagi pecinta kopi, fotografer, dan wisatawan, sekaligus mendukung petani dalam mengembangkan usaha mereka," tambahnya.

Dengan dukungan dari Dirjenbud RI, Pemerintah Desa Balesari, dan Pemerintah Desa Jambuwer, serta partisipasi Universitas Islam Raden Rahmat Malang dan pelaku usaha kopi, Festival Kopi Nusantara II sukses menjadi momentum penting dalam mengangkat potensi lokal. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Khoirul Amin
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.