TIMES JATIM, PACITAN – Memasuki awal sekolah pada semester genap tahun 2026, perhatian terhadap kesehatan peserta didik menjadi atensi DPRD Pacitan.
Anggota Komisi II DPRD Pacitan, dr. H. Warkim Sutarto, MARS, menegaskan bahwa kondisi kesehatan anak merupakan pondasi utama bagi keberhasilan proses pembelajaran di sekolah.
Menurut Warkim, momentum awal semester harus dimanfaatkan untuk memastikan kesehatan fisik dan mental siswa berada dalam kondisi prima.
Ia menilai, lingkungan sekolah yang bersih dan aman menjadi prasyarat penting agar anak dapat belajar dengan nyaman.
Ketersediaan sanitasi yang layak, termasuk peran aktif Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), dinilainya turut menentukan kualitas kesehatan peserta didik.
“Kesehatan anak tidak bisa dipisahkan dari upaya menciptakan suasana belajar yang kondusif. Sekolah perlu memastikan kebersihan lingkungan dan kesiapan fasilitas pendukung kesehatan,” ujarnya, Selasa (6/12/2025).
Selain kesehatan fisik, Warkim juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental anak, terutama setelah menjalani libur panjang.
Proses adaptasi kembali ke rutinitas belajar, kata dia, kerap menimbulkan tekanan psikologis bila tidak disertai pendampingan yang memadai.
Oleh sebab itu, ia menekankan peran guru dan orang tua dalam mendampingi anak agar dapat kembali belajar dengan nyaman dan percaya diri.
Lebih jauh, Warkim mendorong terbangunnya sinergi yang kuat antara sekolah, puskesmas, dan orang tua dalam memantau kondisi kesehatan anak secara berkelanjutan.
Ia berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat memastikan seluruh program kesehatan sekolah berjalan optimal.
“Upaya ini penting untuk menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing di masa depan,” kata Warkim, anggota Komisi II DPRD Pacitan. (*)
| Pewarta | : Rojihan |
| Editor | : Ronny Wicaksono |