TIMES JATIM, SURABAYA – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menggelar SPBU Campaign dalam rangka peringatan Bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Nasional di SPBU Coco Jemursari, Surabaya, Kamis (5/2/2026).
Sejumlah pelanggan tampak antusias mengikuti program tanya jawab seputar keamanan saat pengisian bahan bakar. Mereka kebanyakan memahami apa yang tidak boleh dilakukan saat mengisi BBM.
"Bapak tolong sebutkan tiga saja yang tidak boleh dilakukan di SPBU," tanya petugas di tenda SPBU Campaign.
"Tidak boleh memotret, tidak boleh merokok, tidak boleh menyalakan mesin," kata Munir, salah satu konsumen Pertamina.
Karena menjawab tiga larangan saat di SPBU dengan benar, maka Agung mendapat kesempatan meraih merchandise. Ada kaos, kanebo, voucher BBM, dan tote bag.

HSE Marketing Support Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahmad Tarmizi, mengungkapkan, sosialisasi K3 Pertamina langsung kepada konsumen ini merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan pelanggan saat pengisian bahan bakar. Terdapat pula sesi kuis berhadiah untuk menarik minat peserta.
"Kami dari Pertamina Patra Niaga menyadari, bahwa aktivitas di SPBU punya bahaya risiko. Kami di sini menyampaikan terkait bahaya dan risiko di SPBU kepada pelanggan, harapannya ada awarness terkait bahaya dan risiko di SPBU," kata Ahmad Tarmizi.
Upaya mengantisipasi bahaya dan risiko itu antara lain adalah memahami peringatan yang tertera. Mulai dari memahami tips aman berkendara di dekat mobil tangki, larangan merokok di area SPBU, ketentuan penggunaan ponsel sesuai jarak aman dari dispenser, hingga mematikan mesin kendaraan saat mengisi BBM.
"Kita juga memiliki struktur penanggulangan keadaan darurat jika terjadi keadaan darurat," ucapnya.
Ahmad menilai sejauh ini, kesadaran pelanggan di SPBU harus terus dijaga. Bukan sekadar menjadi pengingat saat momentum saat peringatan Bulan K3.
Sedangkan selama peringatan Bulan K3, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menggelar kegiatan serupa di dua lokasi di SPBU Surabaya. Sementara sosialisasi secara berkala terus dilakukan kepada masyarakat di berbagai daerah.(*)
| Pewarta | : Lely Yuana |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |