Deretan penjual kopi sederhana namun sangat berkesan dengan landscape persawahan, pegunungan, dan atraksi paralayang

Hidden Gem Kota Batu, Ngopi dengan View Pemandangan dan Atraksi Paralayang

Di jalur alternatif yang menghubungkan Jalan Indragiri dengan Jalan Arumdalu, Kota Batu, terdapat deretan warung kopi yang justru menawarkan panorama alam terbaik.

TIMES Jatim,Kamis 2 Juli 2026, 18:43 WIB
7.3K
G
Galih Rakasiwi

BATU – Tak semua tempat menikmati senja harus berada di kafe mewah. Di jalur alternatif yang menghubungkan Jalan Indragiri, Desa Sumberejo, dengan Jalan Arumdalu, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu, terdapat deretan warung kopi sederhana yang menawarkan panorama alam yang sulit ditemukan di tempat lain.

Berjejer di tepi jalan dengan konsep sederhana menggunakan tikar dan meja lipat, para penjual kopi memanfaatkan hamparan sawah hijau sebagai latar utama. Saat sore tiba, suasana semakin syahdu dengan udara pegunungan yang sejuk, menjadikan lokasi ini sebagai salah satu pilihan favorit warga untuk bersantai melepas penat.

Daya tarik tempat ini bukan hanya pemandangan persawahan. Pengunjung juga disuguhi atraksi para penerjun paralayang yang bersiap mendarat di kawasan sekitar. Pemandangan payung warna-warni yang melayang di langit menjadi hiburan tersendiri sembari menikmati kopi hangat.

Menariknya, suasana alam tersebut dapat dinikmati tanpa harus merogoh kocek dalam. Secangkir kopi rata-rata dijual oleh pedagang mulai Rp5 ribu. Sementara camilan sederhana seperti tempura hingga mi instan menjadi pelengkap yang banyak dipilih pengunjung untuk menemani sore hari.

Perpaduan panorama alam, suasana pedesaan, dan harga yang ramah di kantong menjadikan lokasi ini sebagai hidden gem bagi penikmat kopi. Tanpa dekorasi mewah, tempat ini justru menghadirkan pengalaman menikmati sore yang sederhana, namun berkesan, dengan lanskap khas Kota Batu yang memanjakan mata.

Salah seorang pengunjung, Alya, warga Kelurahan Ngaglik, mengaku kerap datang karena suasana yang ditawarkan berbeda dengan tempat ngopi pada umumnya.

"Meski tempatnya sederhana, pemandangannya luar biasa. Duduk santai sambil minum kopi, lihat sawah dan paralayang, rasanya bikin pikiran lebih tenang," ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Hal senada disampaikan Gravila, warga Kelurahan Sisir. Menurutnya, kawasan tersebut menjadi pilihan favorit untuk menghabiskan waktu menjelang matahari terbenam.

"Saya sering ngopi sore di sini. Udaranya sejuk, bisa menikmati pemandangan pegunungan, hamparan sawah, sekaligus melihat paralayang mendarat. Suasananya benar-benar nyaman," katanya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Galih Rakasiwi
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.