Gelorakan Domino Naik Kelas, Ketua ORADO Jatim Pantau Langsung Kejurcab di Banyuwangi
Ajang ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan pembinaan atlet domino di daerah.
BANYUWANGI – Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Domino Indonesia Jawa Timur (ORADO Jatim) menghadiri pembukaan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) ORADO Banyuwangi yang digelar meriah, Sabtu (21/2/2026) malam.
Ajang ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan pembinaan atlet domino di daerah.
Ketua Pengprov ORADO Jawa Timur, Mahenda Abdillah Kamil, hadir didampingi sekretaris dan Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK).
Turut hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi Alfin Kurniawan serta Ketua KONI Banyuwangi Ahmad Khairuloh.
Mahenda menyebut Kejurcab Banyuwangi menjadi langkah strategis pasca-deklarasi kepengurusan ORADO Jawa Timur. Menurut dia, kejuaraan tingkat kabupaten/kota merupakan fondasi penting dalam membangun sistem pembinaan berjenjang menuju level provinsi hingga nasional.

Dalam sambutannya, Mahenda mengangkat tema “Domino Naik Kelas”. Ia menegaskan komitmennya mendorong domino sebagai cabang olahraga prestasi berbasis strategi dan kecerdasan.
“Kehadiran kita malam ini di Banyuwangi adalah bukti bahwa domino di Jawa Timur sudah naik kelas. Kita ingin mengubah paradigma, dari sekadar permainan pengisi waktu menjadi olahraga yang mengedepankan strategi, intelektualitas, dan sportivitas,” kata Mahenda.
Mahenda menambahkan, pembenahan tata kelola organisasi, regulasi pertandingan, serta pola pembinaan atlet akan terus diperkuat agar domino semakin diakui sebagai olahraga kompetitif.
Mahenda juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan KONI setempat terhadap perkembangan ORADO.

Menurutnya, kehadiran unsur pemerintah dan KONI dalam pembukaan Kejurcab menjadi bentuk legitimasi sekaligus dorongan moral bagi para atlet.
“Sinergi dengan Dispora dan KONI memastikan pembinaan atlet domino berjalan terarah dan berkelanjutan, sehingga siap bersaing di tingkat nasional," Paparnya.
Mahenda menambahkan jika kejurcab ORADO Banyuwangi diikuti ratusan peserta dari berbagai wilayah di Banyuwangi.
"Antusiasme peserta terlihat sejak pembukaan hingga dimulainya pertandingan. Kaami berharap dari ajang tersebut lahir atlet-atlet unggul yang tidak hanya piawai secara teknis, tetapi juga memiliki mental juara dan sikap profesional," Harapnya.
"Kejurcab di Banyuwangi ini direncanakan menjadi agenda rutin sebagai bagian dari penguatan basis atlet ORADO di seluruh Jawa Timur, dimulai dari pembinaan di tingkat kabupaten/kota," pungkas Mahenda. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


