Buka Puasa di Klenteng Hok Sian Kiong Kota Mojokerto, Ketika Harmoni dalam Keberagaman Nyata
TIMES Jatim/Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari pada saat menghadiri buka bersama dengan Pengurus Klenteng Hok Sian Kiong, Kota Mojokerto. (Foto: Dok. TIMES Indonesia)

Buka Puasa di Klenteng Hok Sian Kiong Kota Mojokerto, Ketika Harmoni dalam Keberagaman Nyata

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengapresiasi kegiatan buka puasa bersama dan santunan yatim di Klenteng Hok Sian Kiong sebagai simbol nyata toleransi antarumat beragama.

TIMES Jatim,Jumat 6 Maret 2026, 16:18 WIB
193
T
Thaoqid Nur Hidayat

MojokertoNilai keberagaman dan harmoni antarumat beragama kembali mewarnai Kota Mojokerto. Pengurus Klenteng Hok Sian Kiong menggelar kegiatan buka puasa bersama serta santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, Jumat (6/3/2026).

Acara yang berlangsung menjelang waktu berbuka ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi simbol kuatnya toleransi di tengah masyarakat. Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut menyampaikan apresiasi mendalam kepada pengurus Klenteng Hok Sian Kiong yang konsisten berbagi di bulan Ramadan.

“Saya sangat bangga karena ini adalah wujud nyata bahwa di Kota Mojokerto toleransi, kebersamaan, dan harmonisasi antarumat beragama sangat dijunjung tinggi,” ujar Ning Ita.

Menurutnya, kebersamaan lintas agama seperti ini membuktikan bahwa keberagaman di Kota Mojokerto merupakan kekuatan sosial yang mempererat persaudaraan antarwarga, bukan pemecah belah.

Rumah Besar Bagi Semua Golongan

Dalam arahannya, Ning Ita menekankan bahwa Kota Mojokerto harus terus dijaga sebagai rumah besar bagi seluruh golongan. Ia mengajak masyarakat untuk tetap saling menghormati dan mendukung satu sama lain dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing.

“Kota Mojokerto adalah rumah besar bagi semua golongan. Siapapun berhak tinggal di sini dan hidup dengan nyaman karena kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air,” tegasnya.

Semangat toleransi ini, lanjut Ning Ita, terlihat dari sikap saling memberi ruang dalam beribadah. Saat umat Islam menjalankan puasa Ramadan, umat agama lain menunjukkan sikap menghormati. Sebaliknya, ketika umat agama lain merayakan hari besar keagamaan, masyarakat muslim turut menjaga suasana agar tetap kondusif.

Kepedulian Menjelang Idul Fitri

Selain menekankan harmoni, Ning Ita juga mengapresiasi kedermawanan pengurus klenteng yang memberikan santunan kepada masyarakat kurang mampu menjelang Idul Fitri. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan hari raya sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

Kegiatan buka puasa bersama ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan klenteng, pengurus Baznas Kota Mojokerto, serta warga sekitar. Suasana guyub yang tercipta menjadi gambaran nyata kuatnya moderasi beragama di Kota Mojokerto. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Thaoqid Nur Hidayat
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.