Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok dan Distribusi BBM Terkendali di Tengah Dinamika Global
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menjamin stok BBM aman dengan ketahanan 13 hari di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah. Simak langkah mitigasi RAE dan persiapan Satgas RAFI.
Surabaya – Menanggapi dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan pasokan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat tetap aman dan terkendali. Perusahaan terus memantau perkembangan global yang berpotensi memengaruhi rantai pasok energi di dalam negeri.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa kondisi stok BBM di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara saat ini berada pada level aman.
“Saat ini rata-rata ketahanan stok BBM di wilayah Jatimbalinus mencapai sekitar 13 hari ke depan. Ketersediaan ini terus diperkuat melalui pasokan rutin dan terjadwal sesuai perencanaan suplai yang telah ditetapkan,” ujar Ahad Rahedi, Kamis (5/3/2026).
Ahad menambahkan, pendistribusian BBM ke seluruh lembaga penyalur sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala berarti. Pertamina juga memperkuat koordinasi lintas sektor dengan pemerintah dan aparat penegak hukum guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi.
Mitigasi Melalui Metode RAE
Sebagai langkah antisipatif, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimplementasikan metode RAE (Regular, Alternative, dan Emergency) dalam pengelolaan rantai pasok energi.
"Langkah mitigasi dilakukan untuk memastikan ketahanan pasokan tetap terjaga. Kami memprioritaskan keselamatan pekerja, keamanan aset, serta keberlangsungan operasional melalui pemantauan intensif dan penguatan manajemen risiko," sambungnya.
Persiapan Satgas Ramadan dan Idul Fitri
Selain memantau dampak global, Pertamina Jatimbalinus tengah bersiap menyambut momen arus mudik. Perusahaan dijadwalkan melakukan Kick Off Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) pada 9 Maret mendatang.
Satgas ini dibentuk khusus untuk memastikan kesiapan infrastruktur, suplai, serta layanan energi bagi masyarakat selama periode hari raya.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan (normal buying). Jika menemukan pelanggaran atau ketidaknyamanan di SPBU maupun lembaga penyalur lainnya, masyarakat dapat melapor melalui Pertamina Contact Center 135. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



