Apa Kata Ilmuwan tentang Skyquake? Simak Penjelasannya
Ilustrasi skyquake. (Foto: Fotoworkshop4You/Flickr)

Apa Kata Ilmuwan tentang Skyquake? Simak Penjelasannya

Fenomena skyquake kerap kali muncul di berbagai belahan bumi. Hal ini membuat beberapa peneliti termasuk ilmuwan mancanegara berlomba-lomba memecahkan misteri asal suara dentuman tersebut.

TIMES Jatim,Jumat 5 Februari 2021, 13:57 WIB
643.7K
K
Khodijah Siti

JAKARTAFenomena skyquake kerap kali muncul di berbagai belahan bumi. Hal ini membuat beberapa peneliti termasuk ilmuwan mancanegara berlomba-lomba memecahkan misteri asal suara dentuman tersebut.

Namun tak banyak bahan rujukan yang bisa menjelaskan dengan gamblang sumber suara dari skyquake ini. "Saya rasa tak banyak penelitian mengenai ini (Skyquake)," ungkap  Lisa Wald, Geofisikawan Amerika.  

Lisa dan rekannya di U.S. Geological Survey (USGS) juga pernah melakukan penelitian mengenai fenomena ini. Nyatanya mereka tak menemukan kegiatan seismik atau gempa, namun hanya menemukan suara ledakan.

article
Ilustrasi skyquake.(Foto: unsplash.co)

Masih menurut Lisa, seperti dilansir dari Magic Valley, satu-satunya rujukan  yang paling gamblang dalam menjelaskan fenomena ini adalah jurnal milik almarhum David Hill USGS yang berjudul Seismological Research Letters. 

Dalam jurnalnya Hill mengungkap banyak sekali alasan potential untuk menjelaskan dentuman suara tersebut. Di antaranya gempa dangkal atau suara ombak besar dari laut yang menghantam karang. 

Tak jauh beda dengan hasil penelitian yang diadakan oleh Hill, Universitas North Carolina (USC) di Amerika juga mengeluarkan paparan tentang skyquake yang hampir serupa. 

Dalam artikel yang diunggah Forbes, mereka telah mempelajari kegiatan seismik di North Carolina pada tahun 2013 sampai 2015 dengan menggunakan mobil seismograf yang dikendalikan dari jarak jauh. Mobil ini dilengkapi dengan 400 sensor atmosfer dan seismograf.

Para peneliti membandingkan data pergerakan seismik yang diperoleh dengan artikel koran lokal yang dibuat pada tahun tersebut. Dari pencocokan tersebut, hanya terjadi guncangan akibat dentuman suara, dan tidak ada kegiatan seismik pada waktu itu.   

Eli Bird, salah seorang pelajar USC yang ikut dalam penelitian menyimpulkan bahwa skyquake merupakan fenomena atmosfer. "Kami tidak berpikir suara itu berasal dari aktivitas seismik, kami berasumsi suara tersebut menyebar melalui atmosfer daripada tanah," ungkap Bird. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Khodijah Siti
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.