Wabup Lamongan Dirham Akbar Aksara saat menyampaikan Nota Pengantar Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 di Rapat Paripurna, Kamis (9/7/2026), Foto : Prokopim Lamongan for TIMES Indonesia)

Pemkab Lamongan Serahkan Rancangan KUA-PPAS Lamongan 2027, Ini 9 Fokus Utamanya

Pemkab Lamongan resmi menyerahkan Rancangan KUA-PPAS 2027 ke DPRD. Fokus pada pemerataan infrastruktur, JAMULA, ekonomi, dan target indikator makro.

TIMES Jatim,Kamis 9 Juli 2026, 18:54 WIB
164
M
Moch Nuril Huda

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan secara resmi menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Nota pengantar dokumen tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Lamongan, Kamis (9/7/2026).

Rancangan KUA-PPAS 2027 ini menjadi landasan utama dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027. Pada tahun anggaran tersebut, arah pembangunan Kabupaten Lamongan mengusung tema: "Percepatan Pemerataan Infrastruktur Dasar Berkualitas dan Infrastruktur Ekonomi Strategis yang Berwawasan Lingkungan."

Dalam pemaparannya, Wabup Dirham menjelaskan bahwa tema tersebut diselaraskan dengan kebijakan nasional dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Fokus utama pemerintah daerah adalah menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi daerah secara berkelanjutan.

"Pemkab Lamongan berkomitmen penuh untuk mempercepat pembangunan yang merata, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat daya saing daerah, serta menjaga kelestarian lingkungan demi tercapainya target kemajuan di tahun 2027," ujar Dirham.

Target Indikator Makro dan Postur Anggaran 2027

Arah kebijakan ini didukung oleh target indikator makro yang terukur. Pemkab Lamongan membidik pertumbuhan ekonomi berada di angka 5,50 persen dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 77,8.

Target ekonomi tersebut diimbangi dengan upaya pengentasan kemiskinan yang diproyeksikan turun ke angka 11,87 persen, serta penekanan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) hingga mencapai 4,05 persen.

"Tidak hanya dari sisi materiil, Pemkab Lamongan juga memberikan perhatian pada harmoni sosial dengan menargetkan Indeks Kesalehan Sosial di angka 90,05," katanya.

Untuk mendukung pencapaian target tersebut, postur APBD Lamongan 2027 dirancang berimbang. Pendapatan Daerah diproyeksikan mencapai Rp3.099.584.627.643 (Rp3,099 triliun), dengan alokasi Belanja Daerah sebesar Rp3.099.499.421.760. Terdapat surplus anggaran sebesar Rp85.205.882 yang akan ditutup melalui pembiayaan netto.

9 Fokus Utama Pembangunan Daerah

Untuk merealisasikan rencana tersebut, pembangunan Lamongan 2027 akan diwujudkan melalui 9 Fokus Pembangunan Utama yang dirangkum ke dalam 15 Program Prioritas Daerah, selaras dengan Nawa Bhakti Satya dan Asta Cita:

  1. Pengendalian Banjir & Mitigasi Kekeringan: Langkah preventif melalui normalisasi saluran, penguatan drainase, optimalisasi rumah pompa, serta pembangunan floodway, waduk, dan embung desa.

  2. Konektivitas Wilayah (JAMULA & Lamongan Menyala): Melanjutkan Program Jalan Mantap dan Alus Lamongan (JAMULA) antarkecamatan dan antardesa, serta menambah 10.000 titik lampu penerangan jalan baru.

  3. Ketahanan Pangan & Hilirisasi: Modernisasi teknologi sektor pertanian, perikanan, dan peternakan terpadu guna mendongkrak nilai tambah pendapatan petani dan peternak.

  4. Peningkatan Kualitas SDM: Akselerasi penurunan stunting, penguatan layanan kesehatan, pendidikan inklusif, perluasan beasiswa, dan pengembangan pemuda berbasis profesi.

  5. Penguatan Sosial & Keagamaan: Membina keharmonisan, toleransi, dan nilai-nilai spiritual masyarakat.

  6. Ekonomi Rakyat & Pariwisata (Ramasinta): Mendorong UMKM naik kelas lewat digitalisasi, mencetak wirausaha muda, penguatan koperasi desa, serta mengintegrasikan pariwisata unggulan melalui Program Ramasinta.

  7. Transformasi Digital: Percepatan digitalisasi pelayanan publik agar birokrasi lebih cepat, transparan, dan akuntabel dengan target Indeks Reformasi Birokrasi di angka 89,57.

  8. Ketahanan Energi & Lingkungan Hidup: Pengelolaan sampah berkelanjutan melalui optimalisasi TPST, TPA Dadapan, Gerakan Resik Megilan, hingga inovasi pengolahan sampah menjadi energi listrik bekerja sama dengan kawasan Surabaya Raya.

  9. Penguatan Kawasan Perkotaan: Peningkatan kualitas infrastruktur estetika kota dan efisiensi pelayanan publik urban.

"Melalui rancangan yang matang, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan publik ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk berkolaborasi bersama, mengubah tantangan menjadi peluang, menuju Lamongan yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan," ucap Wabup Dirham. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Moch Nuril Huda
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.