Gejolak Timur Tengah, Pemkot Surabaya Siapkan Pasar Murah
TIMES Jatim/Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (FOTO: Dok. Humas Pemkot Surabaya)

Gejolak Timur Tengah, Pemkot Surabaya Siapkan Pasar Murah

Pemkot Surabaya menyiapkan langkah strategis mulai dari pasar murah hingga pantauan stok bahan pokok guna mengantisipasi dampak ekonomi akibat konflik di Timur Tengah.

TIMES Jatim,Jumat 6 Maret 2026, 19:40 WIB
254
S
Siti Nur Faizah

SurabayaPemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat mengantisipasi dampak gejolak geopolitik global terhadap stabilitas ekonomi daerah. Langkah ini diambil menyusul memanasnya situasi di Timur Tengah pascaserangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran terhadap fluktuasi harga energi global, terutama potensi kenaikan harga minyak dunia. Isu pemblokiran Selat Hormuz turut menjadi perhatian karena berisiko mengganggu distribusi energi internasional yang berdampak langsung pada harga BBM serta kebutuhan pokok di daerah.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan, hingga saat ini pemerintah daerah terus menjalin komunikasi dan menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait situasi global tersebut. Ia juga mengimbau agar perjalanan luar negeri yang tidak mendesak ditunda sementara waktu.

"Ini sudah kita rapatkan berulang kali dengan semua stakeholder terkait kemungkinan inflasi. Kita lihat skala harga sampai minggu depan. Karena dengan Selat Hormuz yang diblokir dan semakin masifnya perang ini, kami khawatir ketika harga minyak naik otomatis akan memengaruhi harga semua barang di Indonesia, khususnya Surabaya," ujar Eri Cahyadi, Jumat (6/3/2026).

Intervensi Pasar dan Stabilitas Stok

Pemkot Surabaya akan memantau perkembangan dan skala kenaikan harga hingga pekan depan sebagai langkah antisipatif. Eri menegaskan, pihaknya akan mengintensifkan pemantauan harga di pasar, memperkuat koordinasi dengan distributor, serta memastikan ketersediaan stok bahan pokok tetap aman.

Selain itu, intervensi melalui Pasar Murah disiapkan sebagai langkah konkret menjaga daya beli masyarakat di Kota Pahlawan.

"Kita akan melakukan Pasar Murah. Kita juga akan menjaga inflasi agar di Surabaya tidak tinggi meskipun ada kejadian global ini," imbuhnya.

Keselamatan Warga di Luar Negeri

Terkait pendataan warga Surabaya yang berada di luar negeri, Pemkot Surabaya telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Berdasarkan informasi yang diterima, warga Indonesia, termasuk warga Surabaya, dilaporkan dalam kondisi aman.

Meski demikian, Eri kembali mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke luar negeri yang tidak mendesak demi alasan keamanan.

"Kepada masyarakat Surabaya, saya mengimbau agar mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke luar negeri. Dengan melihat situasi saat ini, demi keamanan dan keselamatan, perjalanan tersebut bisa dijadwalkan ulang," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Siti Nur Faizah
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.