Sebanyak 94 Pengurus OSIS se-Pacitan Digembleng Mental Kepemimpinan Hingga Antikorupsi
Kegiatan yang diusung oleh BEM dan DPM STKIP PGRI Pacitan ini digelar dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-34 kampus setempat, bekerja sama langsung dengan DPRD Pacitan.
PACITAN – Gedung DPRD Pacitan mendadak riuh oleh puluhan pelajar SMA sederajat se-Kabupaten Pacitan yang digembleng mental kepemimpinan, teknik komunikasi publik, hingga pemahaman antikorupsi, Rabu (29/7/2026).
Sebanyak 94 pengurus OSIS yang mewakili 47 SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Pacitan menduduki gedung wakil rakyat tersebut dalam ajang Latihan Kepemimpinan dan Komunikasi Publik (LKKP) 2026.
Kegiatan yang diusung oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) STKIP PGRI Pacitan ini digelar dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-34 kampus setempat, bekerja sama langsung dengan DPRD Pacitan.
Ketua DPRD Pacitan, Dr. Arif Setiabudi, S.Sos., M.PA., yang hadir membuka acara secara resmi sekaligus menjadi pemateri, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membangun karakter kepemimpinan yang bertanggung jawab sejak dini.
Tak hanya soal teori kepemimpinan, para peserta juga dibekali jurus public speaking oleh Wakil Ketua III STKIP PGRI Pacitan, Dr. Sri Pamungkas, S.S., M.Hum.
Menurutnya, kemampuan menyampaikan gagasan secara jelas dan terbuka merupakan modal utama yang wajib dimiliki seorang calon pemimpin.
Sesi yang tak kalah menyedot perhatian adalah pendidikan antikorupsi yang dibawakan oleh Siswoyo, B.A. dan Dr. Abdul Ghoni.
Di sini, para pelajar diajak menyelami pentingnya nilai integritas, kejujuran, dan rasa tanggung jawab sebagai benteng utama mencegah budaya korupsi di lingkungan organisasi.
Suasana makin hidup saat memasuki sesi Focus Group Discussion (FGD) yang dipandu oleh pimpinan BEM dan DPM STKIP PGRI Pacitan.
Para pengurus OSIS ini ditantang berdiskusi aktif menyusun skenario penerapan nilai kepemimpinan dan integritas di sekolah masing-masing.
Acara yang turut didampingi 25 guru pembina ini juga dihadiri jajaran pimpinan DPRD, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Pacitan, Kemenag Pacitan, Dinas Sosial, serta jajaran pimpinan dan Ketua Program Studi (PBSI, PGSD, PJKR) STKIP PGRI Pacitan.
Melalui forum ini, para pengurus OSIS diharapkan tidak sekadar jago mengelola kegiatan di sekolah, melainkan tumbuh menjadi aktivis muda Pacitan yang kritis, berdaya saing, dan bersih dari praktik tidak terpuji saat kelak terjun ke masyarakat. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

