Puluhan Bencana di Kota Batu Awal Tahun: Longsor Mendominasi, Belasan Orang Mengungsi
TIMES Jatim/Longsor mendominasi bencana awal tahun di Kota Batu. (Foto: Galih Rakasiwi/TIMES Indonesia)

Puluhan Bencana di Kota Batu Awal Tahun: Longsor Mendominasi, Belasan Orang Mengungsi

Puluhan bencana hidrometeorologi terjadi di wilayah Kota Batu, Jawa Timur. Bencana tanah longsor mendominasi.

TIMES Jatim,Sabtu 28 Februari 2026, 11:21 WIB
207
G
Galih Rakasiwi

BATUAwal tahun 2026 Kota Batu dibayangi rentetan bencana hidrometeorologi. Sejak Januari sampai akhir Februari 2026, tercatat puluhan kejadian yang berdampak pada puluhan warga, bahkan memaksa belasan orang meninggalkan rumahnya.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu mencatat, periode 1 Januari hingga 27 Februari 2026 terjadi 47 peristiwa bencana.

Tanah longsor mendominasi dengan 24 kejadian, disusul cuaca ekstrem 17 kejadian, dan enam banjir. Tidak ada laporan kebakaran hutan dan lahan maupun bencana non alam seperti kebakaran gedung dan permukiman.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Suwoko, menjelaskan tingginya intensitas hujan menjadi faktor utama meningkatnya kejadian bencana alam.

"Curah hujan yang masih tinggi memicu tanah longsor dan cuaca ekstrem. Itu yang paling sering terjadi sejak awal tahun," ujarnya, Sabtu (28/2/2026).

Dampak bencana tidak hanya pada kerusakan fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan ekonomi warga, sebanyak 45 orang tercatat terdampak.

"Sementara 13 orang harus mengungsi demi keselamatan. Kerusakan rumah mencapai 16 unit dengan kategori ringan hingga berat, serta delapan rumah lainnya terendam banjir," ujarnya.

Tambah Suwoko, sebaran kejadian paling banyak berada di Kecamatan Bumiaji dengan 22 kasus, disusul Kecamatan Batu 19 kasus, dan Kecamatan Junrejo enam kasus. 

"Wilayah perbukitan dan daerah dengan kontur tanah labil menjadi titik rawan longsor saat hujan deras mengguyur," imbuh mantan Sekretaris DPUPR Kota Batu tersebut.

Pihaknya mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan, terutama warga yang tinggal di lereng dan bantaran sungai. 

"Memasuki Ramadan, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi diperkirakan masih terjadi, sehingga kesiapsiagaan menjadi kunci meminimalkan risiko korban dan kerugian," tuturnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Galih Rakasiwi
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.