Wabup Gresik Instruksikan Transparansi Harga pada Menu MBG
TIMES Jatim/Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif saat sambutan dalam rangka peresmian SPPG Sinar Guru Kedaton Desa Kisik Bungah. (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)

Wabup Gresik Instruksikan Transparansi Harga pada Menu MBG

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menginstruksikan SPPG untuk mencantumkan rincian harga pada menu Makan Bergizi Gratis demi transparansi publik dan memastikan standar gizi yang presisi.

TIMES Jatim,Kamis 5 Maret 2026, 20:17 WIB
145
A
Akmalul Azmi

GresikWakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menginstruksikan pengelola dapur Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya untuk mencantumkan rincian harga pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya selama bulan Ramadan.

Hal tersebut ditegaskan Alif saat meresmikan SPPG Sinar Giri Kedaton di Desa Kisik, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026).

"Kami meminta SPPG memberikan rincian harga. Harus diinformasikan kepada penerima, harga susunya berapa, nasinya berapa. Hal ini penting agar tidak terjadi disinformasi di tengah masyarakat," ujar Alif.

Standar Gizi Presisi dan Kualitas Bahan

Sebagai seorang dokter, Alif menekankan bahwa SPPG bukan sekadar dapur umum, melainkan garda terdepan dalam mencetak generasi cerdas. Ia meminta para ahli gizi bekerja secara presisi dalam menyusun komposisi makanan.

Ia menegaskan, setiap porsi makanan yang didistribusikan wajib memenuhi standar kesehatan baku yang seimbang antara karbohidrat, protein, dan vitamin.

"Ahli gizi harus memastikan komposisi yang diberikan seimbang. Tidak boleh asal kenyang, tapi harus bergizi. Kualitas bahan baku yang masuk juga harus benar-benar diperhatikan," tegasnya.

Kolaborasi Ekonomi dan Serapan Tenaga Kerja

Lebih lanjut, Wabup Alif mendorong agar SPPG tidak bekerja secara eksklusif. Ia meminta adanya sinergi yang kuat antara unit ekonomi desa dan pihak sekolah sebagai penerima manfaat utama.

"Saya mendorong SPPG untuk berkolaborasi dengan Kopdes Merah Putih. Komunikasi dengan kepala sekolah penerima manfaat juga harus terjalin intensif agar program ini tepat sasaran," ungkap Alif.

Selain urusan pemenuhan gizi, Alif melihat potensi SPPG sebagai mesin penggerak ekonomi warga. Setidaknya, satu titik SPPG diproyeksikan mampu menyerap hingga 50 tenaga kerja lokal.

“Dengan pemberdayaan ini, kami berharap angka pengangguran di Gresik bisa berkurang secara signifikan,” imbuhnya.

Komitmen Pelaksana Lapangan

Menanggapi instruksi tersebut, Mitra SPPG Yuyun Wahyudi menyatakan kesiapannya untuk menjalankan arahan Wakil Bupati. Ia berkomitmen menghadirkan kualitas makanan terbaik bagi masyarakat.

"Kami mendukung penuh arahan Wabup. Kehadiran yayasan Santri Melek Industri di sini adalah untuk memastikan visi besar pemerintah pusat dan daerah terlaksana dengan baik di lapangan," tutur Yuyun. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Akmalul Azmi
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.