Eskavator sedang memperbaiki tanggul Lumpur Lapindo Sidoarjo. (FOTO: Dok. Istimewa)

BPBD Sidoarjo Pastikan Kabar Tanggul Lumpur Lapindo Bocor di Medsos Hoaks

BPBD Sidoarjo memastikan video viral yang menarasikan tanggul lumpur Lapindo Porong bocor adalah tidak benar. Luberan tersebut merupakan material pengerukan excavator untuk penguatan tanggul.

TIMES Jatim,Jumat 10 Juli 2026, 18:48 WIB
204
S
Syaiful Bahri

SIDOARJOInformasi mengenai jebolnya tanggul lumpur Lapindo di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, ramai beredar di media sosial pada Jumat (10/7/2026). Kabar tersebut memicu kekhawatiran masyarakat setelah sebuah video memperlihatkan material lumpur tampak meluber dari area tanggul. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo memastikan informasi tersebut tidak benar atau hoaks.

BPBD Sidoarjo bergerak cepat menindaklanjuti informasi viral tersebut. Setelah menerima laporan pertama sekitar pukul 13.32 WIB, petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan verifikasi lapangan. Tim tiba sekitar pukul 14.30 WIB dan segera berkoordinasi dengan Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) guna memastikan kondisi riil tanggul.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sidoarjo, Sabino Mariano, menjelaskan bahwa material lumpur yang terlihat meluap tersebut bukan disebabkan oleh kebocoran atau jebolnya tanggul. Kondisi itu merupakan bagian dari pekerjaan pemeliharaan yang sedang dilakukan petugas menggunakan alat berat.

"Kondisi sebenarnya adalah material lumpur yang terlihat meluap merupakan hasil kegiatan pengerukan menggunakan excavator. Saat ini juga sedang dilakukan penambahan tinggi tanggul pengaman," ujar Sabino, Jumat (10/7/2026).

Ia menjelaskan, aktivitas pengerukan tersebut dilakukan di kawasan selatan bekas jalan tol Porong yang telah terputus akibat semburan lumpur. Material hasil pengerukan kemudian ditata kembali untuk memperkuat struktur tanggul, sehingga mampu menahan debit lumpur yang ada di dalam kolam penampungan.

Menurut Sabino, pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya rutin pemeliharaan tanggul agar tetap dalam kondisi aman. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial sebelum memperoleh penjelasan resmi dari pihak berwenang.

"Pekerjaan ini merupakan bagian dari pemeliharaan dan penguatan tanggul. Jadi, luberan yang terlihat bukan karena tanggul jebol atau bocor, melainkan berasal dari material hasil pengerukan," tegasnya.

BPBD Sidoarjo juga memastikan bahwa selama proses pemantauan lapangan tidak ditemukan kondisi darurat maupun ancaman yang dapat membahayakan masyarakat di sekitar kawasan tersebut. Seluruh aktivitas di lokasi dipastikan berada dalam pengawasan ketat petugas bersama tim PPLS.

Sabino menambahkan, hingga saat ini penambahan tinggi tanggul sekitar 1,5 meter dinilai masih sangat mampu mengendalikan debit lumpur dengan baik. Pemantauan terhadap kondisi fisik tanggul juga terus dilakukan secara berkala sebagai langkah antisipasi terhadap potensi risiko.

"Berdasarkan hasil pemantauan kami di lapangan, kondisi tanggul lumpur di Porong saat ini berada dalam kategori aman," pungkas Sabino. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Syaiful Bahri
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jawa Timur, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.