Muktamar ke-35 NU: Gus Kikin Sanggup Terima Penugasan Maju Ketum PBNU
Pengasuh PP Tebuireng Gus Kikin menyatakan sanggup menerima tugas dari PWNU Jatim dan PCNU se-Jawa Timur untuk maju sebagai calon Ketum PBNU di Muktamar ke-35 NU.
SURABAYA – Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Kiai Haji Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, menyatakan kesiapannya maju dalam pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026–2030. Langkah ini diambil usai dirinya mendapat dukungan penuh dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.
"Saya didaulat, diamanahi, bahkan ditugaskan untuk maju di dalam Muktamar ke-35 NU nanti di Ponpes Tambakberas," kata Gus Kikin saat konferensi pers di Kantor PWNU Jatim, Selasa (21/7/2026).
Setelah melalui berbagai pertimbangan, Gus Kikin akhirnya bersedia menerima mandat tersebut.
"Memang pembicaraan ini sudah lama dan saya sampaikan bahwa saya tidak akan mencalonkan diri. Kemudian, muncul ide kalau ditugaskan. Akhirnya terjadi hari ini, penugasan dari PWNU. Mau tidak mau harus diterima dan saya sanggup," tegasnya.
Fokus Konsolidasi dan Program Kerja
Terkait persiapan 40 hari menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Gus Kikin memastikan akan segera melakukan konsolidasi. Hal itu mencakup persiapan program kerja hingga rancangan tata kelola kepengurusan untuk membawa organisasi ke arah yang lebih baik dan solid.
"Kita harus mempersiapkan diri, supaya begitu memasuki acara-acara Muktamar nanti, kita bisa memberikan pemikiran dan mengusulkan hal-hal yang baik untuk membangun kinerja NU. Saya siap mendapatkan tugas untuk maju di dalam Muktamar ke-35 NU," ujanya.
Gus Kikin juga menekankan pentingnya menjaga nilai dan tradisi NU dalam menjalankan roda organisasi, seperti memperkuat persatuan dan kebersamaan antaranggota.
"Sering kali saya sampaikan, kalau kita di organisasi NU, hati harus hadir," tuturnya.
Keputusan Bersama PWNU dan PCNU se-Jatim
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim, KH Abdul Matin Djawahir, mengungkapkan bahwa penugasan Gus Kikin merupakan keputusan bersama PWNU Jatim dan PCNU se-Jawa Timur melalui rangkaian rapat harian.
"Ini bukan keinginan pribadi beliau. Kita tanya beliau siap atau tidak, katanya siap. Murni pendapat PCNU. Alhamdulilah seluruh PCNU bersama PWNU satu garis mengusung kiai (Gus Kikin)," tandas Kiai Matin. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

