Pendidikan

Unusa Komitmen Terapkan Kawasan Tanpa Rokok di Area Kampus

Rabu, 06 Desember 2023 - 16:47
Unusa Komitmen Terapkan Kawasan Tanpa Rokok di Area Kampus Rektor Unusa Prof Jazidie bersama para narasumber sepakat mendukung pemerintah kota dalam mewujudkan Kawasan Tanpa Rokok di Surabaya, Rabu (6/12/2023). (Foto: Aminudin/MG-TIMES Indonesia)

TIMES JATIM, SURABAYA – Upaya pemerintah kota dalam menerapkan peraturan daerah (Perda) kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) terus digencarkan. Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berperan dalam memajukan kota yang sehat dan bersih, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) turut serta dalam mewujudkan target tersebut.

Unusa meluncurkan Kawasan Bebas Rokok di area kampus. Hal ini merupakan upaya nyata untuk membentuk perilaku hidup sehat dan mengurangi dampak buruk rokok bagi lingkungan dan masyarakat sekitar kampus.

Masyarakat kampus diwajibkan menaati peraturan untuk tidak merokok di kawasan kampus dan sekitarnya. Unusa juga menggelar acara Talkshow International Tobacco Control Research Network (ITCRN) 2023, Rabu (6/12/2023).

Acara berlangsung di Auditorium Lantai 9 Tower Unusa Kampus B, Jalan Jemursari Nomor 57 Surabaya. 

Talkshow bertema "Mendorong Kawasan Tanpa Rokok di Kota Surabaya" ini menghadirkan narasumber terkemuka. Yaitu Dr. Abdillah Ahsan, S.E., M.E., Kepala Lembaga Demografi FEB UI dan Koordinator Indonesia Tobacco Control Research Network.

Abdillah memberikan wawasan mendalam tentang perkembangan kawasan tanpa rokok di Indonesia. Ia menyatakan bahwa kawasan tanpa rokok (KTR) bukan hanya sebuah trend, tetapi sebuah kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Unusa-2.jpgRektor dan Wakil Rektor Unusa serta pembicara dalam Talkshow ITCRN 2023, menandatangani pakta integritas untuk memperluas dan memperkuat kawasan tanpa rokok di Kampus Unusa dan Surabaya, Rabu (6/12/2023). (Foto: Aminudin/MG-TIMES Indonesia)

Pada kesempatan yang sama, Dr. Ubaidillah Zuhdi, ST., M.Eng., M.S.M., Dekan FEBTD sekaligus dosen yang tergabung dalam ITCRN, menyampaikan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa perubahan kebijakan pajak tembakau tidak berpengaruh signifikan terhadap pembelian dan konsumsi rokok. 

"Kenaikan harga rokok, misalnya, jika dinaikkan 100 persen hanya menurunkan empat batang dalam satu pak rokok. Oleh karena itu, diperlukan peran dan edukasi untuk mengurangi populasi perokok dan menciptakan lingkungan yang sehat," terang Ubaidillah.

Sementara Dekan FKM Unair dan Ketua TCSC IAKMI Jawa Timur, Prof. Dr. Santi Martini, dr., M.Kes., menyatakan bahwa Surabaya telah menunjukkan komitmen serius dalam menciptakan KTR dengan menggandeng berbagai pihak. Termasuk lembaga pendidikan.

Ia menekankan pentingnya usia yang paling efektif dalam menanamkan kesadaran terhadap bahaya rokok, yaitu mulai dari usia 10 tahun.

Partisipasi aktif dari berbagai kalangan yang hadir dalam acara talkshow termasuk mahasiswa, akademisi, dan praktisi kesehatan, memberikan dinamika dalam sesi tanya jawab. 

Salah seorang peserta, yaitu Siti Rahma, mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Unusa, mengaku terinspirasi mendengar langsung dari narasumber. Menurutnya, acara ini memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh tentang dampak positif kawasan tanpa rokok bagi kesehatan masyarakat.

Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng, juga ikut menyampaikan bahwa Unusa sebagai bagian dari NU dan institusi pendidikan berupaya penuh mewujudkan KTR salah satunya melalui pendidikan dalam kegiatan talkshow ini. 

"Harapannya adalah acara ini menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat di Surabaya, sehingga kesadaran masyarakat terkait bahaya rokok dapat semakin meningkat, tak terkecuali di seluruh Indonesia," katanya.

Selain itu, Unusa juga menyediakan berbagai layanan konseling dan dukungan bagi mahasiswa yang ingin berhenti merokok. Talkshow International Tobacco Control Research Network 2023 di Unusa bukan sekadar forum diskusi, lebih dari itu, acara ini menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama tentang bahaya rokok dan upaya kolektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi generasi mendatang. (*)

Pewarta : Lely Yuana
Editor : Irfan Anshori
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jatim just now

Welcome to TIMES Jatim

TIMES Jatim is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.