SMAN 2 Taruna Bhayangkara Diresmikan, Khofifah Tekankan Pendidikan Karakter
Gubernur Jatim Khofifah meresmikan fasilitas SMAN 2 Taruna Bhayangkara Banyuwangi dan revitalisasi 49 sekolah di Banyuwangi–Situbondo dengan total anggaran Rp36 miliar.
SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto meresmikan sarana dan prasarana SMAN 2 Taruna Bhayangkara Jawa Timur di Banyuwangi, Sabtu (28/2/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter dan kepemimpinan generasi muda.
Fasilitas yang diresmikan antara lain Aula Cakrabuana, Pura Widya Brahmacarya, Gereja Smadatara, Bratasena Gym, ruang barbershop, serta ruang olahraga tenis meja. Sarana tersebut disiapkan untuk mendukung pembinaan akademik, kedisiplinan, kepemimpinan, dan penguatan spiritual peserta didik.
Pada kesempatan yang sama, Pemprov Jatim juga meresmikan rehabilitasi dan revitalisasi 20 SMA, 12 SMK, dan 9 SLB negeri maupun swasta di Banyuwangi dan Situbondo.

Khofifah menegaskan, SMAN 2 Taruna Bhayangkara memiliki peran strategis dalam mencetak calon pemimpin yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga berintegritas dan berjiwa pengabdian. Ia meminta para siswa taruna menanamkan nilai kebangsaan dan kebanggaan sebagai bagian dari Indonesia.
“Siswa taruna harus siap menjadi juru bicara ke-Indonesiaan dan membawa nilai-nilai kebangsaan di tingkat internasional,” ujarnya.
Menurut Khofifah, sekolah tidak semata menjadi tempat mengejar capaian akademik, tetapi juga ruang pembentukan karakter. Karena itu, ia meminta guru dan tenaga kependidikan menjaga keseimbangan antara prestasi dan pendidikan karakter.
Ia menilai pembangunan sarana prasarana pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk sumber daya manusia unggul. Fasilitas yang telah dibangun diharapkan dimanfaatkan dan dirawat sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas pendidikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menyebut pembangunan dan rehabilitasi sekolah merupakan strategi pemerataan mutu pendidikan sekaligus peningkatan keselamatan bangunan.
SMAN 2 Taruna Bhayangkara, kata Aries, merupakan sekolah berasrama yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan pembinaan kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan nilai kebhayangkaraan melalui kerja sama dengan institusi kepolisian.
Untuk wilayah Banyuwangi, rehabilitasi dan revitalisasi mencakup 28 lembaga, terdiri atas 11 SMA, 9 SMK, dan 8 SLB dengan total anggaran Rp30 miliar. Sementara di Situbondo terdapat 9 lembaga, yakni 5 SMA, 3 SMK, dan 1 SLB dengan anggaran Rp6 miliar.
Aries juga menyampaikan pelaksanaan program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) di Banyuwangi yang melibatkan 104 sekolah, terdiri atas 17 SMAN, 19 SMAS, 9 SMKN, 34 SMKS, 2 SLBN, dan 23 SLBS. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



