Bupati Malang Ungkap Progres Sekolah Rakyat di Srigonco Sudah 60 Persen
Bupati Malang HM Sanusi menyebut progres pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, sudah mencapai 60 persen.
MALANG – Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang terus menunjukkan perkembangan positif. Bupati Malang HM Sanusi mengungkapkan bahwa saat ini progres pembangunannya sudah 60 persen.
Bupati mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat saat ini terus dikebut agar dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa yang menjadi sasaran program pemerintah pusat tersebut.
"Untuk Sekolah Rakyat, ini sudah progresnya 60 persen. Sekolah Rakyat terintegrasi. Se-Jawa Timur hanya ada di Malang, tepatnya di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur," ujar Sanusi.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi menjadi salah satu proyek strategis di bidang pendidikan yang akan memperluas akses belajar bagi masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu.
Sanusi menjelaskan, Kabupaten Malang menjadi daerah yang mendapatkan kepercayaan untuk membangun Sekolah Rakyat Terintegrasi, sebuah konsep pendidikan yang tidak hanya menyediakan fasilitas belajar, tetapi juga didukung sarana penunjang yang lebih lengkap.
Karena itu, pembangunan infrastruktur terus dipacu agar dapat segera digunakan secara maksimal oleh para peserta didik.
Meski gedung permanen masih dalam tahap pengerjaan, program Sekolah Rakyat di Kabupaten Malang sejatinya telah berjalan sejak September 2025. Pemerintah tidak menunggu pembangunan selesai untuk memulai proses pembelajaran.
Saat ini, sekitar 100 siswa telah mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan memanfaatkan fasilitas sementara yang berada di Balai Latihan Kerja (BLK) Singosari. Sistem tersebut diterapkan sebagai solusi agar para siswa tetap dapat memperoleh layanan pendidikan sembari menunggu selesainya pembangunan kawasan Sekolah Rakyat di Srigonco.
Pemerintah Kabupaten Malang berharap percepatan pembangunan dapat berjalan sesuai target sehingga seluruh fasilitas pendidikan yang dirancang dalam konsep Sekolah Rakyat Terintegrasi segera dapat difungsikan.
Selain meningkatkan akses pendidikan, keberadaan Sekolah Rakyat juga diharapkan menjadi instrumen untuk memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan ekonomi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

